/
Kamis, 04 Mei 2023 | 11:01 WIB
CEK FAKTA: Mahfud MD mengerahkan pasukan untuk mengambil uang negara dari Arteria Dahlan? ([screenshot Turnbackhoax.id].)

Narasinya Mahfud MD mengambil uang negara yang berada di tangan Arteria Dahlan.

Mahfud MD adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, sedangkan Arteria Dahlan adalah pengacara dan politisi Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dikutip dari Turnbackhoax.id, akun Facebook dengan nama pengguna Golliat telah mengunggah video dengan judul "Gan4s — M4hfud Md Ker4hkan P4sukan, R4mpas S3mua U4ng Tri1iun Mi1ik Neg4ra Dari Arter1a Dah1an". Thumbnailnya adalah menggambarkan Menko Polhukam tengah menunjukkan semacam data di atas kertas, Arteria Dahlan mengenakan rompi KPK, serta tulisan "MAHFUD MD KERAHKAN PASUKAN RAMPAS SEMUA UANG TRILIUN MILIK NEGARA DARI ARTERIA DAHLAN".

Dalam narasinya disebutkan Mahfud MD mengambil uang triliunan rupiah milik negara dari Arteria Dahlan.

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id, narasi dari video yang menyatakan Mahfud MD mengambil uang triliunan rupiah milik negara dari Arteria Dahlan, adalah salah.

Video adalah hasil editan dan isinya potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan. Gambar di bagian thumbnail sendiri juga  hasil editan.

Salah satu video identik bisa disimak di kanal YouTube unggahan akun resmi Kompas.com dengan judul "Sempat Ragukan Pembangunan IKN, Mahfud MD Akui Kini Dibuat Takjub".

Sementara Arteria Dahlan sendiri masih menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk periode 2014 sampai 2024.

Sampai kini tidak ditemukan pemberitaan atau informasi valid yang menyebutkan Mahfud MD mengambil uang triliunan milik negara dari Arteria Dahlan.

KESIMPULAN

Video memiliki konten yang dimanipulasi.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More