/
Jum'at, 05 Mei 2023 | 09:07 WIB
Cek fakta Ferdy Sambo bertemu keluarga sebelum dieksekusi mati. ([YouTube/CENTRAL BERITA INDONESIA])

Ferdy Sambo dijatuhi hukuman mati dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Sementara itu, Putri Candrawathi divonis dengan 20 tahun penjara.

Belakangan ini beredar kabar bahwa Ferdy Sambo sempat bertemu dengan keluarga sebelum dihukum mati. Sebelum eksekusi berlangsung, Putri Candrawathi menangis di pelukan sang suami.

Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube CENTRAL BERITA INDONESIA yang mengunggah video berjudul "Detik-detik Ferdy Sambo Bertemu Keluarga Sebelum Di Eksekusi, PC Menangis Di Pelukan Sambo".

Dalam thumbnail video disebutkan bahwa Ferdy Sambo sempat bertemu dengan keluarga sebelum eksekusi matinya dilakukan. Ia jatuh tersungkur tepat pada tembakan kedua.

Pada thumbnail pun terdapat foto Ferdy Sambo mencium kening Putri Candrawathi. Di sebelahnya tampak lelaki dengan kemeja putih jatuh tersungkur dengan luka tempak di punggungnya.

Hingga kini, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 3.900 penayangan. Namun, benarkah Ferdy Sambo bertemu keluarga sebelum dieksekusi mati?

CEK FAKTA:

Setelah menonton video berdurasi 3 menit 28 detik tersebut, klaim yang menyebutkan Ferdy Sambo bertemu keluarga sebelum dihukum mati dan Putri Candrawathi menangis di pelukan suaminya adalah salah.

Tidak ada bukti valid ataupun pernyataan secara resmi yang menyatakan bahwa Ferdy Sambo bertemu keluarganya sebelum menjalani hukuman mati.

Baca Juga: Selama Libur Lebaran 2023, Kunjungan Wisatawan di Candi Borobudur Capai 91.525 Orang

Faktanya, saat ini Ferdy Sambo masih ditahan di Mako Brimob. Isi video yang diunggah tidak menjelaskan sebagaimana yang tertulis pada judul.

Selain itu, foto yang digunakan pun hasil rekayasa yang telah diedit.

Kesimpulan:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo bertemu keluarga sebelum dieksekusi mati merupakan berita palsu atau hoaks.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More