/
Kamis, 11 Mei 2023 | 16:36 WIB
Muhammad Husen pelaku pembunuhan dan mutilasi Irwan Hutagalung di Semarang, digelandang polisi, Rabu (10/5/2023). (Antara)

Kota Semarang di Jawa Tengah baru-baru ini diguncang oleh berita pembunuhan yang mengerikan dan menggemparkan masyarakat. Pemilik sebuah depot air minum yang dikenal sebagai tokoh bisnis lokal ditemukan tewas, tidak hanya itu, tubuhnya dimutilasi dengan cara yang sangat sadis.

Pelaku pembunuhan, seorang pria yang identitasnya masih dirahasiakan untuk kepentingan penyelidikan, berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. Dalam proses interogasi, pelaku tanpa rasa takut dan penyesalan mengakui perbuatannya dan memberikan pengakuan yang mengejutkan tentang motif di balik tindakannya.

"Saya tusuk pipinya, di situ ada mulut yang sering ngomel," ucap pelaku dengan nada datar. Menurut pengakuannya, korban kerap kali mengomel dan mengkritik pelaku, suatu sikap yang rupanya memicu amarah dan benci dalam diri pelaku.

Pengakuan ini memberikan gambaran mengerikan tentang tingkat kekejaman yang terlibat dalam pembunuhan ini. Korban, seorang pengusaha sukses yang dihormati dalam komunitasnya, ditemukan tewas di tempat kerjanya. Tubuhnya dimutilasi dan dicor dalam upaya menyembunyikan bukti.

Kepolisian Semarang kini sedang bekerja keras untuk mengungkap latar belakang dan hubungan antara pelaku dan korban. Mereka berharap pengakuan pelaku, meskipun mengerikan, akan membantu mereka dalam memahami alasan di balik pembunuhan brutal ini dan mempercepat proses penegakan hukum.

Pembunuhan yang mengejutkan ini telah mengguncang masyarakat Semarang dan memicu tuntutan untuk peningkatan keamanan dan perlindungan bagi pengusaha lokal. Di tengah tragedi ini, kita diingatkan tentang pentingnya kewaspadaan dan perlindungan diri dari bahaya yang mungkin mengancam.

Load More