Video membagikan info bahwa terdakwa kasus penganiayaan berat ini bisa bongkar-pasang tali pengikat tangannya sendiri.
Mario Dandy Satriyo adalah terdakwa kasus penganiayaan brutal atas Cristalino David Ozora Latumahina yang terjadi pada 20 Februari 2023.
Kasusnya tengah ditangani Polda Metro Jaya dan sebentar lagi akan disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam pemeriksaan atau dibawa untuk kebutuhan proses hukum, tangan Mario Dandy Satriyo diikat kabel ties atau tali tis.
Dikutip dari kanal News Suara.com, beberapa saat lalu beredar video viral yang memperlihatkan Mario Dandy Satriyo bisa copot pasang kabel ties sendiri.
Video itu direkam di ruang administratif dan piket siaga Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya pada Jumat (26/5/2023), sebelum Mario Mario Dandy Satriyo diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
PENJELASAN
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menilai bahwa video viral Mario Dandy Satriyo pasang kabel ties sendiri sebagaimana banyak beredar di media sosial merupakan hasil suntingan dari dua peristiwa yang berbeda menjadi satu frame.
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyatakan ada teks dan backsound dalam video yang menimbulkan persepsi negatif.
"Peristiwa tersebut pada faktanya masih bertempat di dalam kawasan rumah tahanan Polda Metro Jaya dan di bawah pengawasan penyidik dan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti pada saat pengurusan administrasi penyerahan tersangka dari Direktorat Tahanan dan Barang Bukti kepada penyidik," jelasnya pada Sabtu (27/5/2023).
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan Mario dijaga ketat oleh polisi.
Pada saat itu kabel ties sudah disiapkan oleh penyidik untuk dipasangkan ke tangan Mario Dandy Satriyo. Namun secara tiba-tiba ia mengambil kabel ties itu dan memasangnya.
"Memang kabel ties disiapkan oleh penyidik dan itu masih dalam kepengurusan dan kami bisa melihat bersama-sama faktanya sudah saya jelaskan. Tiba-tiba dia langsung memasangkan kepada dirinya sendiri dan itu tidak bongkar pasang," ujar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko pada Minggu (28/5/2023).
KESIMPULAN
Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membantah Mario Dandy Satriyo telah melepas dan memasang kabel ties seorang diri. Ia menyebut proses lepas pasang yang beredar dalam video adalah suatu suntingan.
Sementara itu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto merasa tergelitik melihat video tersangka kasus penganiayaan berat David Ozora, Mario Dandy Satriyo, bisa memasang sendiri kabel ties di kedua tangannya.
Sebagai pimpinan Polda Metro Jaya, ia merasa bertanggung jawab atas ramai pemberitaan terkait hal video viral tali ties Mario Dandy Satriyo. Ia menilai perkara yang menyangkut terdakwa ini harus segera diselesaikan.
"Saya merasa bertanggung jawab dengan adanya berita viral yang menyangkut penanganan perkara Mario Dandy Satriyo," tambah Irjen Pol Karyoto.
Tak lupa, Karyoto turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mengkritik Polda Metro Jaya selama proses pengusutan kasus penganiayaan berat Cristalino David Ozora Latumahina.
Catatan Redaksi
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Joko Widodo Menyatakan Sepak Bola Kita Kini Berhaluan ke CONIFA, Mengapa Bisa Begitu?
-
CEK FAKTA: Habib Bahar bin Smith Membayar Dokter Palsu dalam Penanganan Penembakan yang Dialaminya?
-
CEK FAKTA: Atta Halilintar Bagikan Duit Puluhan Juta Bagi 100 Orang yang Beruntung?
-
CEK FAKTA: Terlibat Korupsi, Ganjar Pranowo Disebutkan Ditangkap atas Permintaan SBY-Surya Paloh?
-
CEK FAKTA: Ada Pemain Bola AC Milan Diaku-aku Sebagai Orang Jawa dan Bakal Diberi KTP Agar Bisa Perkuat Timnas?
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak
-
Tips PDKT Lewat Gelas: Anime Botan Kamiina Siap Bikin Kamu "Mabuk" Cinta di April 2026!
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026