Ferdy Sambo dikabarkan pasrah akan menjalani eksekusi hukuman mati pada besok pagi karena kasasi ditolak. Hal itu membuat mantan Kadiv Propam Polri tersebut memeluk sang istri, Putri Candrawathi untuk terakhir kalinya.
Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube INFO VIRAL yang mengunggah video berjudul "Sambil Memeluk Sang Istri, FS Akan Dieksekusi Besok Pagi?"
Dalam thumbnail video, terdapat narasi yang berbunyi, "Kasasi Ditolak!! Sembari Peluk Sang Istri, Sambo Pasrah Akan Dieksekusi Besok".
Tampak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berpelukan di ruang sidang. Keduanya memakai kemeja putih dan berdiri di depan hakim.
Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 10.000 penayangan. Namun, benarkah Ferdy Sambo akan dieksekusi mati besok karena kasasinya ditolak?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo jalani hukuman mati besok pagi adalah informasi salah.
Setelah menonton video berdurasi 2 menit 3 detik tersebut, tidak ada bukti valid maupun pernyataan resmi yang mengatakan bahwa Ferdy Sambo akan dieksekusi mati besok pagi.
Bukannya memberikan penjelasan dari sumber kredibel, narator dalam video hanya menyampaikan informasi lama terkait proses persidangan Ferdy Sambo cs serta kabar banding Ferdy Sambo yang telah ditolak.
Baca Juga: Sidang Cerai Desta dan Natasha Rizki Digelar Hari Ini, Istri Vincent Rompies Bakal Hadir Jadi Saksi
Faktanya, tidak ada pengumuman resmi terkait hukuman mati Ferdy Sambo. Saat ini, suami Putri Candrawathi itu masih mendekam di Mako Brimob.
Tak hanya itu, foto yang ditampilkan hanyalah rekayasa. Isi video tidak memiliki keselarasan dengan judul yang tertulis.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Ferdy Sambo pasrah akan dieksekusi mati besok pagi setelah kasasi ditolak merupakan berita bohong atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara