/
Senin, 26 Juni 2023 | 11:23 WIB
Cek fakta Presiden Jokowi kontrak Arya Saloka dan Amanda Manopo jadi brand ambassador. ([YouTube/INFO ARTIS])

Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan menjadi model brand ambassador baju batik milik Presiden Jokowi. Disebut bahwa Joko Widodo mengontrak dua artis pemain Ikatan Cinta tersebut.

Kabar ini dibagikan oleh kanal YouTube INFO ARTIS yang mengunggah video berjudul "BARU SAJA! PRESIDEN JOKOWI KONTRAK ARYA & MANDA JADI MODEL BRAND AMBASSADOR BAJU BATIK MILIKNYA".

Thumbnail unggahan tersebut memperlihatkan Arya Saloka berjabat tangan dengan Presiden Jokowi. Keduanya terlihat gagah mengenakan jas rapi. 

Sementara di sebelah Arya Saloka terlihat Amanda Manopo mengenakan baju bermotif tradisional dengan hijab hitam. Sedangkan, Ibu Iriana tampak berdiri di sebelah Presiden Jokowi.

Hingga kini, video itu telah ditonton sebanyak lebih dari 800 penayangan. Lantas, benarkah Presiden Jokowi mengontrak Arya Saloka dan Amanda Manopo jadi brand ambassador?

CEK FAKTA:

Informasi yang menyebut Presiden Jokowi mengontrak Arya Saloka dan Amanda Manopo menjadi brand ambassador baju batik adalah informasi salah.

Narator dalam video berdurasi 8 menit 21 detik di atas hanya membahas tentang rumor kedekatan Amanda Manopo dan Arya Saloka selama keduanya berakting di Ikatan Cinta.

Tetapi hingga akhir video tak ada bukti valid maupun penjelasan akurat tentang klaim Presiden Jokowi mengontrak Arya Saloka dan Amanda Manopo menjadi brand ambassador baju batik miliknya. 

Baca Juga: Partai-Partai Kena Sindiran Megawati di Acara PDIP

Tidak ada tayangan yang menyebutkan bahwa Jokowi menunjukkan kedua artis itu sebagai brand ambassador baju batik.

Tak hanya itu, foto yang digunakan pada thumbnail merupakan hasil editan yang telah direkayasa. Isi video terbukti tidak selaras dengan judul yang tertera.

KESIMPULAN:

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Presiden Jokowi mengontrak Arya Saloka dan Amanda Manopo sebagai model brand ambassador baju batik adalah berita bohong atau palsu.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More