Tasyi Athasyia kembali menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi berbagai tuduhan yang dilayangkan mantan karyawannya. Termasuk tudingan dirinya memberikan makanan dan minuman sisa untuk eks karyawannya.
Salah satu yang sangat diingat publik tentu pengakuan sejumlah mantan pegawainya yang ikut ke Dubai, Uni Emirat Arab, lalu cuma diberikan seperempat botol air mineral sisa milik Tasyi.
Padahal saat itu Tasyi dan suaminya sedang merekam konten makan makanan mewah di Dubai. Sontak hal ini membuat publik naik darah.
Namun kini Tasyi secara tersirat mengaku difitnah atas semua tudingan tersebut. Bahkan Tasyi sempat mereka ulang video viral itu dalam konferensi persnya, seperti dilihat di tayangan akun TikTok @keluargakecildijerman01.
"Ini ada air, divideoin, (bilangnya) 'Gila nih meja isinya kosong, kita dikasihnya air bekas. Dia makan enak-enak tuh di sana'," kata Tasyi, dikutip pada Selasa (27/6/2023).
"Udah tuh, seluruh Indonesia tanpa mencari fakta (bereaksi) 'Gila, anjir, jahat banget'. (Padahal) faktanya apa?" sambungnya.
Tasyi yang turut didampingi sang suami, Syekh Zaki Alatas, lantas menepis semua cerita tersebut. Menurutnya para karyawannya sebenarnya sudah dibelikan makanan tetapi memang tidak disantap di restoran tersebut.
"Itu airnya aja bukan airnya dia. Kalau restoran mewah itu air putih dipajang. Memang dia tidak makan di situ," tutur Tasyi.
Bahkan menurutnya saat itu eks karyawan yang membuat konten tersebut sebenarnya duduk semeja dengan anaknya.
"Tahu nggak dia duduk sama siapa? Anak saya aja duduk sebelah dia," ujar Tasyi.
"Ada di videonya," timpal Syekh Zaki.
"Beli makannya di mana? Udah beli ayam, mau dimakan di apartemen," sahut Tasyi lagi.
Tasyi sangat menyayangkan para mantan karyawannya yang tega membuat skenario untuk menjelekkan namanya padahal peristiwa yang terjadi tidak seperti itu.
Tasyi bahkan sempat mencontohkan mudahnya membuat konten palsu demi mendukung narasi yang diinginkan. Apalagi karena kebanyakan warganet memilih menerima hal yang tersaji tanpa mencoba mengklarifikasinya.
"See? Percaya? Kita ngomong mostly (kebanyakan) percaya, (setidaknya) dalam hati. Apalagi kalau saya yang ngomong, saya mah insya Allah nggak pernah bohong. Bisa nggak? Semudah itu, dari kemarin semua semudah itu," tandas Tasyi.
Berita Terkait
-
Dipanggil Queen, Tasyi Athasyia Akui Beri Setengah Ekor Kambing Guling ke Eks Karyawan: Gitu Makanan Bekas?
-
Bantah Kasih Karyawan Makanan Basi, Tasyi Athasyia: Aku Berangkatkan Umrah Paket Rp90 Juta per Orang
-
Tasyi Athasyia Semprot Akun yang Bongkar Aib dan Belain Mantan Karyawannya: Fitnah Orang Terus
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Ingin Beli Mobil Baru Termasuk EV Terkini? Pakai BRI KKB via BRImo Lebih Praktis
-
Senjata Pamungkas Samsung? Galaxy Z Trifold Bawa Layar Lipat Tiga
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Jangan Lewatkan, Kredit Mobil dan EV Lebih Ringan Bersama BRI KKB di BRImo
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi