Pengirim berita via WhatsApp memaksa pengguna percaya bahwa BPJamsostek berikan kejutan puluhan juta rupiah.
BPJS adalah singkatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, dan tugas BPJS adalah melakukan dan/atau menerima pendaftaran peserta, memungut dan mengumpulkan iuran dari peserta dan pemberi kerja.
BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek adalah institusi yang diberikan mandat oleh undang-undang untuk menyelenggarakan lima program demi kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan yang terbaru Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Dahulu, BPJS Ketenagakerjaan adalah PT Jamsostek (Persero), dan BPJS Kesehatan adalah transformasi dari PT Asuransi Kesehatan atau Askes (Persero).
Dikutip dari Turnbackhoax.id, beredar pesan berantai di layanan perpesanan WhatsApp yang berbunyi sebagai berikut:
"PENGUMUMAN
SALAM…
BPJS Ketenagakerjaan mengadakan amal sosial kepada masyarakat Indonesia.
Bersangkutan dgn Dana Bantuan tersebut, pihak BPJS memberikan bantuan utk 10 orang yg beruntung saja yg di undi melalui nomor whatsapp.
Mengenai Dana Bantuan Tersebut masing-masing mendapatkan Rp(27.000.000)
Dan Nomor whatsapp anda salah satu yg TERSELEKSI"
Narasi dalam pesan WhatsApp itu menyebutkan BPJS Ketenagakerjaan mengadakan undian bantuan dana kepada 10 orang beruntung yang diundi melalui WhatsApp senilai Rp 27 Juta.
PENJELASAN
BPJamsostek tidak pernah membuat pesan undian ini. Informasi resmi BPJamsostek dapat diakses melalui situs www.bpjsketenagakerjaan.go.id, Layanan Masyarakat 175, serta akun media sosial di Facebook BPJS Ketenagakerjaan, di Instagram, @bpjs.ketenagakerjaan atau di Twitter @bpjstkinfo.
Dikutip Turnbackhoax.id dari bangka.tribunnews.com, Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJamsostek Oni Marbun mengatakan bahwa BPJamsostek tidak pernah mengeluarkan undian ini.
Ia mengimbau kepada pekerja dan pemberi kerja untuk waspada terhadap modus penipuan serupa.
"Saat ini banyak pihak tidak bertanggung jawab yang melakukan penipuan dengan menyebarluaskan informasi tidak benar melalui pesan singkat maupun sosial media. Masyarakat harus lebih teliti dalam menerima sebuah informasi, agar tidak menjadi korban atas tindakan tersebut," jelas Oni Marbun.
Informasi resmi BPJamsostek dapat diakses melalui situs resmi www.bpjsketenagakerjaan.go.id, akun media sosial di Facebook “BPJS Ketenagakerjaan”, di Twitter @bpjstkinfo atau di Instagram @bpjs.ketenagakerjaan, dan Layanan Masyarakat 175.
KESIMPULAN
Pesan WhatsApp tentang undian BPJamsostek senilai Rp 27 juta adalah salah, dan masuk kategori konten tiruan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Indonesia Serang Kapal Perang Terbaik Australia untuk Meladeni Tantangan Amerika Serikat?
-
CEK FAKTA: Benarkah untuk Mendanai Kampanye Prabowo Subianto Ada Relawannya yang Menjajakan Sepatu?
-
CEK FAKTA: Benarkah TNI-Polri Kerahkan Pasukan untuk Tangkap Siapa Saja yang Halangi Anies Baswedan Ikut Kontestasi Pemilu 2024?
-
CEK FAKTA: Asnawi Mangkualam ke Inggris Bergabung Old Trafod Didukung Erik Thoir, Bila Penulisan Salah Semua Begini Bagaimana Isi Videonya?
-
CEK FAKTA: Ketua Umum PSSI Berhasil Datangkan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi Jadi Menyesal Tidak ke Mari?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus