Kabar Gembira untuk Tenaga Honorer: Pemecatan Massal Dihindari Berkat Ini
Masa depan tenaga honorer kini tampak lebih cerah, berkat pernyataan dari Kemenpan-RB yang menegaskan tidak akan ada pemecatan massal. Alex Denni, Deputi Bidang SDM Aparatur, menginformasikan bahwa mereka sedang berdiskusi tentang berbagai alternatif untuk 2,3 juta tenaga honorer bersama DPR-RI.
Dia juga mengkonfirmasi bahwa tidak akan ada pemecatan massal untuk 2,3 juta tenaga honorer pada November 2023 mendatang. "Presiden telah memerintahkan untuk mencari solusi, bukan melakukan pemecatan massal. Oleh karena itu, kami sekarang sedang berdiskusi dengan DPR untuk mengevaluasi opsi-opsi dalam RUU ASN, dan tentunya akan ada aturan turunan dalam PP," ujar Alex Denni, seperti yang dikutip dari website resmi menpan.go.id.
Bayangkan jika 2,3 juta tenaga non-ASN tidak bisa bekerja lagi pada November 2023. Oleh karena itu, langkah pertama kami adalah memastikan 2,3 juta pekerja non-ASN ini bisa tetap bekerja," tambahnya.
Saat ini, Kemenpan-RB sedang melakukan rapat pembahasan RUU ASN, yang bertujuan untuk merevisi UU No. 5 tahun 2014. Beberapa agenda yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain alokasi penerimaan CPNS, nasib PPPK, dan penyelesaian masalah terkait 2,3 juta tenaga honorer. Rapat ini, yang dikenal sebagai Rapat DIM (Daftar Inventarisasi Masalah), masih berlangsung.
Sebelumnya, Rifqinizamy Karsayuda, anggota Komisi II DPR-RI dari fraksi PDIP, juga telah menyebutkan beberapa opsi untuk menyelamatkan 2,3 juta tenaga honorer. Dia mengusulkan agar tenaga honorer dapat diangkat menjadi PPPK penuh waktu dan paruh waktu dalam rapat RUU ASN dengan Kemenpan-RB. PPPK penuh waktu adalah mereka yang diangkat menjadi ASN dalam posisi tertentu, sedangkan PPPK paruh waktu adalah mereka yang diprioritaskan untuk mengisi kekosongan jabatan, atau jika akan ada rekrutmen lagi pada periode berikutnya. RUU ASN masih terus dibahas dan akan segera disahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Berada di Polda Sumsel, Bupati Edison Dijadwalkan Dibawa ke Jakarta Besok Pagi usai OTT KPK
-
BRI Salurkan Rp9,21 Triliun Kredit Perumahan, Tertinggi Secara Nasional
-
Dukung Program Perumahan Nasional, Penyaluran KPP BRI Tembus Rp9,21 Triliun
-
BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Rp9,21 Triliun
-
BRI Perkuat Akses Keuangan di 5 Pulau Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
-
BRI Salurkan KUR Rp2,5 Miliar untuk Masyarakat Pesisir Halmahera Selatan Lewat Teras Kapal
-
BRI Didukung 705 Agen BRILink untuk Perluas Layanan di Halmahera Selatan
-
BRI Melayarkan Bank ke Laut, Teras Kapal Jangkau 27 Pulau di Indonesia
-
BRI Layani 216 Warga Suku Bajo dan Dorong Ekonomi Pesisir di Maluku Utara
-
Geger Video Pesta LGBT di Karawang: Ini 6 Fakta dan Desakan MUI Terkait THM Tak Berizin