Jonathan Latumahina kembali membongkar fakta baru soal kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap anaknya, David Ozora.
Kali ini dia mengungkap soal peran Rafael Alun yang memalsukan laporan anaknya, Mario Dandy, dalam kasus tersebut.
Bahkan dia juga menyinggung soal tampang polos serta ucapan halus Rafael Alun tapi memiliki peran jahat dalam penganiayaan David Ozora.
"Tampangnya polos, ucapannya lembut, dramanya kolosal. Tapi dialah yang ngatur pemalsuan laporan anaknya," kata Jonathan Latumahina, dikutip dari akun Twitter @seeksixsuck, Selasa (11/7/2023).
Ia mengaku kalau peran Rafael Alun ini terbongkar dalam sidang pada minggu lalu. Bahkan eks pegawai pajak Kementerian Keuangan itu juga terlibat dalam berita acara pemeriksaan (BAP) milik Shane Lukas, teman Mario Dandy yang juga ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan.
"Pada saat saya jemput AG, Mario itu teleponin saya terus. BAP lu ubah. Terus saya bilang, kenapa Den Udah ubah aja nanti gini gini gini. Aduh nggak berani gue, takut ada CCTV, gitu. Udah nggak usah takut lah," tulis Jonathan Latumahina yang menceritakan pengakuan Lucas Shane.
"Shane Lukas, 19 tahun, mengaku sempat disuruh untuk mengubah keterangan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) di kepolisian dengan mengikuti skenario bokap Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo," sambungnya di tweet terpisah.
Dia lalu menyimpulkan kalau sikap Rafael Alun yang kerap memanipulasi laporan adalah hal biasa.
Sebab kelakuannya ini dituding Jonathan telah dilakukan saat Rafael masih menjabat sebagai pegawai pajak.
"Udah terbiasa malsuin data soalnya. Udah kerjaan sehari2 pas jadi pejabat pajak DJP jaksel, sehingga BAP kasus anaknya juga dipalsuin," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?