Manajemen JKT48 buka suara soal meninggalnya seorang fans bernama Ahmad Arsyad Disky (17) saat menonton konser di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (11/7/2023) lalu.
Melalui akun Twitter @officialJKT48, mereka mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya fans JKT48 atau yang biasa disebut wota tersebut.
"Kami segenap member dan staff JKT48 mengucapkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya salah satu pendukung JKT48. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkannya diberi kekuatan," kata manajemen JKT48, dikutip Kamis (13/7/2023).
Tak hanya itu, mereka juga mengajak penggemar, staf, hingga member untuk mengheningkan cipta di konser JKT48 Summer Tour selanjutnya yang digelar di Malang dan Solo.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas meninggalnya Ahmad Arsyad Disky.
"Untuk menghormati kepergian beliau, JKT48 akan mengajak seluruh member, staff, dan fans yang hadir di JKT48 Summer Tour Malang dan Solo untuk mengheningkan cipta bersama sebelum aktivitas acara dimulai," tulis manajemen.
Di sisi lain, anggota JKT48 turut mengucapkan duka cita atas insiden tersebut.
Mengutip unggahan Instagram @alliance_jkt48, sebanyak 27 member dari total 43 anggota JKT48 ramai-ramai berbela sungkawa atas meninggalnya sang remaja.
Shani Indira Natio selaku kapten JKT48 mengawali ucapan bela sungkawa atas meninggalnya fans tersebut. Tak lupa pula dia mengucapkan terima kasih atas usaha sang penggemar yang sudah mendukung grup idola asal Jakarta itu.
"Turut berduka cita atas berpulangnya salah satu penggemar JKT48, terima kasih sudah mendukung kami.. semoga keluarga & kerabat yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucap Shani JKT48, dikutip dari akun Twitter, Kamis (13/7/2023).
Azizi Asadel atau Zee JKT48 juga mengucap hal serupa. Ia berdoa agar almarhum diterima di sisi Tuhan.
"deep condolences. terimakasih banyak untuk dukungannya kepada jkt48 dan semoga ditempatkan di tempat terbaik di sisiNya," kata dia.
Fans JKT48 meninggal di konser
Seorang remaja bernama Ahmad Arsyad Disky (17) meninggal dunia saat menonton konser JKT48 yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (11/7/2023).
Mulanya, dia ditemukan dalam kondisi pingsan. Lantas petugas yang ada di acara langsung menolong korban di tengah kerumunan.
Ahmad pun segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
Sayang dokter yang tengah piket terima pasien menyatakan kalau Ahmad sudah meninggal dunia sebelum sampai di rumah sakit.
Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika belum bisa menjelaskan penyebab meninggalnya Ahmad.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian bakal berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya fans JKT48 atau yang biasa disebut Wota itu.
"Kita panggil saksi-saksi. Untuk penyebab kematian belum diketahui," ungkap Indra, dikutip dari Deli--jaringan Suara.com, Kamis (13/7/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Apa Beda Qipao dan Cheongsam? Bisa Jadi Referensi Fashion Imlek 2026
-
Vega Hotel Gading Serpong Perkenalkan Fasilitas Manasik Unggulan Lewat Ajang Silaturahmi
-
Spesifikasi dan Harga JETOUR DASHING Inspira SUV Rp 300 Jutaan di IIMS 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Latih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto Dapat Wewenang Pilih Staf Sendiri
-
Ketua Komjak: Indonesia Emas 2045 Terancam Oligarki dan Korupsi Triliunan Jika Hukum Tak Ditaati!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
5 Motor Matic Adventure Selain NMAX dan PCX, Suspensi Belakang Empuk Buat Jalan Berlubang
-
Mahasiswa di Riau Ditangkap Selundupkan 18 WNA, Ini Kronologi dan Modusnya
-
Tampil di MTN Wave, Lukman Sardi hingga Kunto Aji Suguhkan Pertunjukan Seni Lintas Bidang