Amanda Manopo dan Arya Saloka dikabarkan pergi liburan bersama ke Singapura dengan menaiki kapal pesiar mewah.
Kabar liburan kedua pemain Ikatan Cinta itu dibagikan oleh kanal YouTube INFO ARTIS.
Akun tersebut mengunggah video berjudul "HARI INI! AMANDA MANOPO & ARYA SALOKA LIBURAN KE SINGAPUR, INTIP 5 MOMEN ROMANTIS BIKIN BAPER".
Pada thumbnail video terlihat Amanda Manopo memeluk Arya Saloka ketika keduanya berdiri di belakang sebuah kapal pesiar.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 4.200 penayangan. Namun, benarkah Arya Saloka dan Amanda Manopo pergi liburan bersama ke Singapura?
CEK FAKTA:
Klaim yang menyebutkan bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo liburan bareng ke Singapura dengan kapal pesiar merupakan informasi salah.
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 52 detik di atas, narator hanya membahas tentang sinteron terbaru yang dibintangi oleh Amanda Manopo, yaitu Cinta Tanpa Karena.
Namun hingga akhir video, tidak ada bukti valid maupun pernyataan secara resmi yang menyebutkan bahwa Arya Saloka berlibur bersama Amanda Manopo ke Singapura menggunakan kapal pesiar mewah.
Baca Juga: Ada Sosok Mirip Vanessa Angel Saat Gala Sky Masuk Sekolah, Warganet: Model Rambutnya Sama
Amanda Manopo sendiri diketahui sedang sibuk dengan syuting sinetron Cinta Tanpa Karena, sehingga tidak mungkin ia pergi berlibur ke Singapura.
Tetapi setelah ditelusuri, tidak ditemukan adanya bukti yang menunjukkan bahwa Amanda Manopo pergi liburan bareng Arya Saloka ke Singapura dengan menaiki kapal pesiar.
Tak hanya itu, foto yang ditampilkan pun hanyalah hasil editan. Isi video terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera.
KESIMPULAN:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Arya Saloka dan Amanda Manopo liburan bareng ke Singapura dengan menaiki kapal pesiar mewah merupakan berita palsu atau hoaks.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
3 Dekade Menghibur, Project Pop Siap Guncang Jakarta Lewat Konser Forever Young Forever Fun
-
Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent
-
Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak
-
4 Manfaat Zinc untuk Kesehatan Kulit, dari Meredakan Jerawat hingga Kemerahan
-
IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Pencuri Kabel Senilai Ratusan Juta di Cikarang Ditangkap
-
Lukisan Cadas Tertua di Muna Diusulkan Jadi Ikon Museum Sulawesi Tenggara