Laura Meizani Nasseru Asry, putri Nikita Mirzani, gerah karena disebut sudah pindah agama dan masuk Kristen karena tinggal di rumah Mami Eda di Inggris.
Sejumlah warganet menyebut Lolly, sapaan akrab Laura, sudah meninggalkan Islam dan masuk Kristen gara-gara diterima di rumah Mami Eda, perempuan asal Timor Leste yang menetap di Inggris.
Lolly diketahui menetap di rumah Mami Eda karena tak lagi dibiayai ibunya, Nikita Mirzani. Lolly sendiri berteman dengan anak Mami Eda.
"Enak aja, aku masih Islam, masa gara-gara Mami Kristen aku jadi ikutan Kristen," ujar Lolly dalam live TikTok yang diunggah kembali di kanal YouTube Nindya TV, pekan ini.
Lebih lanjut Lolly menyatakan bahwa Mami Eda memang seorang Kristiani, namun dia dan Mami Eda saling menghormati agama masing-masing.
"Enggak lah, hanya kami saling respect," ujar Mami Eda yang berada di samping Lolly.
"Mami aja kalau di depan aku enggak pernah makan babi, Mami enggak makan babi, kalau aku ada di rumah Mami enggak pernah masak babi," tambah Lolly.
Lolly sendiri tinggal di rumah Mami Eda usai uang bulanan distop oleh Nikita Mirzani. Menampung Lolly, Mami Eda bahkan sempat ikut disenggol oleh Nikita hingga dibilang pansos.
Padahal menurut penurutannya, Mami Eda menyatakan bahwa dirinya merupakan seorang pebisnis di Timor Leste.
Baca Juga: Tato Punggung Nikita Mirzani di Catwalk Jadi Sorotan: Nama Lolly Dihapus?
"Saya juga business woman, saya bukan perempuan jalanan, saya berbisnis saya kontraktor," ungkap Mami Eda seperti yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi, Senin (24/7/2023).
"Saya kontraktor dengan goverment, saya punya kontraktor bekerja dalam bidang jalan, jalan tol, sekalian bangun listrik masuk desa, itu kehidupam saya di Timor Leste," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026