Peristiwa Presiden RI menanyai cita-cita seorang anak sudah lama berlalu, akan tetapi versi editannya beredar lagi.
Presiden Joko Widodo mengadakan kunjungan memeriahkan Hari Anak Nasional dan mengundang seorang anak untuk ditanyai.
Sebuah akun Twitter bernama @Lembayung071 membagikan video yang memperlihatkan cuplikan Presiden Joko Widodo bertanya kepada seorang murid SD apakah cita-citanya. Ia menjawab jika ingin Prabowo Subianto menang pemilihan presiden.
Dituliskan di video yang diunggah 20 Juli 2023 itu, "Anak kecil aja tau loh ….Ingat ya 2024".
Benarkah tayangan video soal jawaban anak SD itu?
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id, video yang berdurasi 17 detik itu sudah ditonton lebih dari 18.000 kali dan bukan barang baru.
Artinya video ini adala video hoaks lama yang muncul kembali di tengah masyarakat menjelang pemilihan umum 2024.
Artikel tentang pemberitahuan atau informasi bahwa video ini sudah diedit dan salah, sudah pernah dibuat pemeriksa fakta Mafindo pada 6 Februari 2016. Berjudul "[SALAH] Cita-cita Bocah Ingin Prabowo Menang Saat Ditanya Jokowi".
Video ini telah melalui proses editing di bagian audio yang didubbing, dengan suara jawaban si anak diubah saat menjawab pertanyaan dari Presiden Joko Widodo.
Setelah ditelusuri, video adalah dokumentasi kunjungan Presiden Joko Widodo saat memeriahkan Hari Anak Nasional dan menghibur ribuan anak di Pekanbaru, Riau pada 2017.
KESIMPULAN
Video berisi pertanyaan Presiden Joko Widodo kepada seorang anak tentang cita-cita yang dijawab dengan ingin Prabowo Subianto menang adalah tidak benar sehingga masuk ke dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Metro Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Diberikan Jokowi ke Lulusan Terbaik TNI-Polri, Apa Itu Penghargaan Adhi Makayasa?
-
Jokowi Ketemu Pengusaha Hong Kong, Tawarkan Investasi IKN
-
Info Penting! Menko Luhut Bakal Stop Ekspor Gas RI
-
Budi Arie Setiadi Dilantik Sebagai Menkominfo, Tugas sebagai Relawan Projo Tetap Berjalan
-
Presiden Joko Widodo Irup HUT ke-77 Bhayangkara Polri di SUGBK, Warga Berikan Tepuk Tangan Meriah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan