Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo dikabarkan tewas di tempat usai menjalani eksekusi mati. Disebutkan bahwa proses tembak mati suami Putri Candrawathi ini berjalan lancar. Tetapi, kabar tersebut merupakan informasi salah.
Kabar tewasnya Ferdy Sambo usai menjalani hukuman mati merupakan berita yang disebarkan oleh kanal YouTube BENANG MERAH.
Akun itu memposting video berdurasi 8 menit 4 detik dengan judul "GEGER SORE INI! PROSES T3MB4K M4T1 SAMBO BERJALAN DENGAN LANCAR".
Pada thumbnail video sendiri terdapat keterangan dengan narasi yang berbunyi, "Sambo Tewas Ditempat, Proses Tembak Mati berjalan Dengan Lancar".
Terlihay seorang lelaki terkapar di tanah dan dikelilingi oleh anggota kepolisian.
Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 7.200 penayangan. Namun, apakah benar Ferdy Sambo tewas di tempat usai ditembak mati?
PENJELASAN:
Informasi yang menyebutkan bahwa Ferdy Sambo tewas di tempat usai ditembak mati adalah salah. Setelah menonton video tersebut, tidak ditemukan bukti valid ataupun pernyataan resmi terkait kematian Ferdy Sambo.
Alih-alih memberikan penjelasan dari sumber kredibel terkait klaim di atas, narator malah membacakan kembali artikel tentang tanggapan Polri usai pernyataan Ferdy Sambo yang menuding penyidik ingin semua orang di rumahnya menjadi tersangka.
Baca Juga: Di Podcast Deddy Corbuzier, Arya Saloka Ngaku Punya Hubungan dengan Amanda Manopo, Apa Benar?
Namun hingga akhir video, tidak ada cuplikan yang mampu membuktikan bahwa Ferdy Sambo tewas di tempat usai ditembak mati sebagai hukuman. Faktanya, saat ini Ferdy Sambo masih mendekam di Mako Brimob.
Tak hanya itu, foto yang digunakan pada thumbnail pun hanyalah rekayasa. Potret itu sendiri tidak ada kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo.
Unggahan di atas dapat dikategorikan sebagai misleading content karena berisi berita palsu tentang Ferdy Sambo.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara