/
Senin, 07 Agustus 2023 | 15:36 WIB
Potret Arya Saloka dan Amanda Manopo di Ikatan Cinta (IC). ([Instagram])

Pemeran utama di sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka dan Amanda Manopo dikabarkan melangsungkan pernikahan di Gereja Katolik, di mana acara pernikahan tersebut dapat ditonton melalui siaran langsung. 

Tetapi, informasi yang menyebut Arya Saloka dan Amanda Manopo menikah adalah disinformasi. 

Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube Ajudan Amanda Manopo yang mengunggah video berjudul "Siaran Langsung Pernikahan Amanda Manopo Dan Arya Saloka Minggu Pagi Ini Di Gereja Katolik!!".

Pada thumbnail video terlihat potret Arya Saloka dan Amanda Manopo tengah melangsungkan pernikahan, di mana Arya Saloka memasangkan cincin di jari manis pemeran Andin tersebut.

Video tersebut hingga kini telah ditonton sebanyak lebih dari 160 penayangan. Namun, apakah benar Arya Saloka dan Amanda Manopo menikah di Gereja Katolik?

Benarkah Arya Saloka dan Amanda Manopo menikah di Gereja Katolik. (sumber: [YouTube/Ajudan Amanda Manopo])

PENJELASAN:

Arya Saloka hingga kini masih menjadi suami sah dari Putri Anne dan memeluk agama Islam. Potret yang ditampilkan pada thumbnail video merupakan potongan adegan dari sinetron Ikatan Cinta. 

Setelah ditelusuri melalui media sosial keduanya, tak ada tanda-tanda bahwa Arya Saloka dan Amanda Manopo menikah di Gereja Katolik dan pernikahan dapat ditonton melalui siaran langsung.

Sepanjang video tersebut, narator sama sekali tidak memberikan bukti valid ataupun peryataan resmi yang sesuai dengan klaim di atas. Alih-alih penjelasan kredibel, narator hanya membahas terkait rumor hubungan spesial di antara mereka berdua. 

Baca Juga: Persiapan Syuting Kupu Kupu kertas, Amanda Manopo Kursus Bahasa Jawa dengan Arya Saloka, Benarkah?

Oleh karena itu, unggahan tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena isi video terbukti tidak selaras dengan judul yang tertera.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.

Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More