Ibunda Indah Permatasari, Nursyah hingga kini belum merestui pernikahan anaknya dengan Arie Kriting. Bukan tanpa sebab, rupanya ada beberapa kejadian di masa lalu yang membuat Nursyah merasa sakit hati.
Diungkapkan dalam podcast di kanal YouTube Ngobrol Asix bersama Ashanty, Nursyah menyebut ia beberapa kali bertemu dengan Arie Kriting. Namun, suami Indah Permatasari itu justru bersikap angkuh kepadanya.
Menurut penuturannya, Arie Kriting sama sekali tidak bersalaman dengannya saat bertemu.
"Tiga kali bertemu sama saya, dalam jarak tiga meter, seharusnya kalau dia laki-laki jantan (tidak bersikap begitu). Tapi dengan keangkuhannya, seharusnya kan dia salaman sama saya," ucap Nursyah.
Nursyah menjelaskan bahwa Arie Kriting bersikap angkuh dengan melipat tangannya di dada atau bersedekap dalam pertemuan tersebut. Tak hanya itu, dagu Arie Kriting pun naik ke atas.
Mendengar penuturan Nursyah, Ashanty menduga mungkin Arie Kriting merasa takut.
"Mungkin dia takut?" tanya Ashanty.
"Wallahu'alam," jawab Nursyah yang tak tahu penyebab mengapa Arie Kriting bersikap demikian.
Tak hanya itu, Nursyah membeberkan bahwa ia semakin yakin jika Arie Kriting bukanlah orang yang baik untuk sang anak. Pasalnya, Nursyah mengaku doanya seakan dijawab secara langsung.
"Saya tatap mata hatinya. Kalau kamu memang orang baik, diam kau di situ. Kalau kamu orang jahat, enyah kau dari situ. Akhirnya dia pergi nggak tau ke mana," ungkap Nursyah.
Unggahan tersebut menuai beragam tanggapan dari publik. Tak sedikit warganet yang justru menilai Nursyah terlalu banyak drama dan mencampuri rumah tangga anaknya.
"Lihat Ashanty biasa aja, padahal ibunya Indah nangis sesegukan. Banyak drama ini emak-emak," tulis akun @de**********
"Harusnya seorang ibu paham. Indah berubah karena menemukan kebahagiaan. Buktinya mereka hidup baik-baik sekarang. Rata-rata anak-anak sekarang sesuka hati ketika sudah menemukan kenyamanan," komentar @fe*************
"Ibu, udahlah maafkanlah mereka. Anaknya juga sudah bahagia bersama cucu. Kalau memang udah mau berdamai, ya sudah mulai buka pintu komunikasi. Mengalah bukan berarti kalah," tambah @ri*********
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri
-
Dari Potensi Lokal ke Nilai Ekonomi, AURA BRI Peduli Dukung Usaha Perempuan Bogor
-
Apakah Bedak Marina Tahan Lama? Cek Klaim Brand dan Ulasan Pengguna
-
Program AURA BRI Peduli Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing Kelompok Wanita di Bogor
-
BRI Peduli Hadirkan Peluang Baru bagi Kelompok Usaha Wanita Lewat Komoditas Pala
-
Dari Pala Menjadi Nilai Tambah, Program AURA BRI Peduli Berdayakan Perempuan Bogor
-
Potensi Pala Dioptimalkan, BRI Peduli Bantu Perempuan Bogor Naik Kelas dalam Usaha
-
BRI Peduli Dukung Kelompok Wanita Bogor Kembangkan Usaha Olahan Pala Berkelanjutan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Beda Two Way Cake dan Powder Foundation, Mana yang Lebih Bagus?