Kekalahan Persija dari tuan rumah Dewa United (25/8/2023) membuat tim asuhan Thomas Doll itu tersingkir dari papan atas klasemen sementara Liga 1 2023/2024.
Usai kalah dengan skor 0-2, Thomas menceritakan beberapa kesalahan dan kekurangan para pemain asuhannya.
“Untuk sekarang saya bisa katakan kami bukanlah tim terkuat di Liga 1. Para pemain selalu tidak berani mengambil tindakan saat situasi satu lawan satu,” ujar Thomas, dikutip dari laman resmi klub, Senin (28/8/2023).
Pelatih asal Jerman itu menceritakan kesalahan pemainnya saat gol pertama Dewa United. Semua pemain mendapat jatah menjaga pemain, tapi selalu ada kesalahan yang membuat tim kesulitan untuk memenangkan laga.
Sebenarnya Thomas cukup senang dengan cara bermain anak asuhnya pada babak pertama, tapi dengan nihilnya gol membuat Thomas merasa tidak puas.
“Padahal saya cukup senang dengan jalannya babak pertama. Taktik yang berjalan dengan baik dan cara kami bertahan pun bagus untuk kami yang bermain tandang,” tutur Thomas.
“Tapi hal itu tidak cukup. Para pemain harus memberikan sesuatu yang lebih. Mereka harus ambil keputusan yang tepat saat punya kesempatan cetak gol,” katanya lagi.
Pelatih yang sempat melatih Hamburger SV pada 2007 itu menambahkan ada beberapa aspek yang tidak dimiliki para pemainnya untuk memenangkan laga
“Kami butuh keberanian, butuh tenaga, dan karakteristik untuk menunjukkan bahwa kami ingin benar-benar mencetak gol dan memenangkan laga. Itu yang saya rasa tidak ada di tim sekarang,” pungkas Thomas.
Baca Juga: 7 Cara Tetap Menjaga Hubungan dengan Pasangan Meski Sibuk Masing-Masing
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Menanam Cahaya di Negeri Kelelawar
-
Tragedi di Ruang Detensi Imigrasi Surabaya: WNA India Nekat Gantung Diri 3 Hari Jelang Deportasi
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung
-
Kasus Kekerasan Mahasiswi Kaltara di Makassar, Gubernur: Tangkap Pelaku, Jangan Pojokkan Korban!