Permainan Muhammad Ferarri saat memperkuat Timnas Indonesia di gelaran Piala AFF U-23 mendapat sorotan dari Bung Towel.
Menurut Bung Towel, performa Muhammad Ferarri tak maksimal di Piala AFF U-23, semenjak dirinya mengikuti Pendidikan Polisi.
Bung Towel juga berpendapat bahwa fenomena banyaknya pemain Timnas Indonesia menjadi polisi, seperti Muhammad Ferarri, cukup mempengaruhi kualitasnya di bidang sepakbola.
"Efeknya terasa, Ferarri di AFF U-23 ini tidak terlalu ferm permainannya," kata Bung Towel, dikutip dari kanal YouTube Sportify Indonesia, Selasa (29/8/2023).
Menurutnya, ada paradoks ketika para pemain Timnas Indonesia dengan usia masih muda, justru memilih menjadi polisi. "Apalagi masih muda," sambungnya.
Bung Towel juga sempat mempertanyakan perihal prosedur kontrak pemain sepakbola profesional dan timnas, ketika akan masuk ke kepolisian.
Sebab baginya, hal itu cukup berpengaruh dengan karier kesepakbolaan, serta cukup membingungkan bagi pemain naturalisasi yang bermain untuk timnas.
Diketahui Muhammad Ferrari sebelumnya terikat kontrak dengan Persija Jakarta. Dengan performa yang konsisten, Ferrari bolak-balik menjadi bek langganan untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Namun belakangan Muhammad Ferrari lebih memilih untuk mengikuti pendidikan polisi.
Baca Juga: Hadirkan Beragam Keseruan, Pesta Rakyat Simpedes BRI di Kota Sorong Sukses Dihadiri 12 Ribu Orang
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000
-
Sawit Melimpah, Minyak Mahal: Ada Apa dengan Logika Kita?
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Muak dengan Maia, Ahmad Dhani dan Keluarga Absen di Nikahan El Rumi di Bali: Ibu Saya Tersinggung
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta