- Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat ke level 7.086 pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026 di Bursa Efek Indonesia.
- Sebanyak 314 saham mengalami kenaikan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 1,86 triliun pada awal sesi perdagangan.
- Penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif penurunan harga minyak global serta kinerja solid bursa saham Amerika Serikat.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih perkasa pada awal perdagangan, Rabu, 6 Mei 2026. IHSG dibuka ke zona menguat ke level 7.086.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.07 WIB, IHSG terus melesat 0,39 persen ke level 7.084.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 3,16 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,86 triliun, serta frekuensi sebanyak 232.100 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 314 saham bergerak naik, sedangkan 209 saham mengalami penurunan, dan 436 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, RICY, ABDA, TRUK, ENZO, STAR, SURI, UDNG.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya BOBA, YPAS, PNGO, NEST, INDS, DWGL, PIPA, TIFA.
Proyeksi IHSG
IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan,, seiring sentimen positif dari penurunan harga minyak global dan penguatan bursa saham Amerika Serikat,
Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, pasar saham AS ditutup menguat pada Selasa (5/5), dengan indeks Dow Jones naik 0,73 persen, S&P 500 menguat 0,81 persen, dan Nasdaq melonjak 1,03 persen.
Baca Juga: IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
Kenaikan tersebut didorong oleh kinerja laba perusahaan yang solid serta penurunan harga minyak mentah, yang turut menjadi katalis positif bagi pasar global.
Sejalan dengan itu, IHSG diperkirakan bergerak di zona hijau hari ini. Penurunan harga minyak mentah Brent sebesar 4 persen ke level 110 dolar AS per barel dinilai memberikan ruang bagi penguatan pasar saham, terutama bagi negara importir energi seperti Indonesia.
Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat turun 1,41 basis poin ke level 4,424 persen, sementara indeks dolar AS sedikit menguat 0,07 persen ke posisi 98,44.
Dari dalam negeri, IHSG sebelumnya ditutup menguat 1,2 persen ke level 7.057. Sementara itu, ETF Indonesia di pasar global, EIDO, juga naik 1,6 persen, mencerminkan sentimen positif terhadap aset Indonesia.
Adapun aktivitas investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih pada saham-saham seperti BBRI, BRPT, dan BUVA. Sebaliknya, aksi jual bersih terjadi pada BMRI, BBCA, dan ANTM.
Samuel Sekuritas juga menyoroti sejumlah sentimen korporasi yang patut dicermati pelaku pasar, antara lain langkah ISAT dalam mengikuti lelang pita frekuensi, hasil RUPS BRIS, serta kabar kepemilikan GOTO oleh Danantara yang berada di bawah 1 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta
-
BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
-
BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital
-
Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram
-
IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak
-
Batik Gunung Kendil Rembang Sukses Tembus Pasar Eropa
-
Tahun Ajaran Baru Datang, Orang Tua Jangan Cuma Fokus Seragam, Cek 5 Poin Krusial Ini!
-
Tren Penurunan Berlanjut, Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Terkoreksi
-
Wall Street Langsung Pecah Rekor Setelah Harga Minyak Anjlok
-
Trump Akan Temui Xi Jinping Bahas Perang Iran, Harga Minyak Dunia Turun