- Rupiah menguat 0,21 persen ke level Rp17.388 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 6 Mei 2026 pagi.
- Sentimen positif muncul dari harapan perdamaian Amerika Serikat dengan Iran serta intervensi aktif Bank Indonesia terhadap pasar.
- Penguatan nilai tukar mata uang Garuda ini sejalan dengan tren positif berbagai mata uang negara di Asia.
Suara.com - Pembukaan rupiah pada pagi ini, Rabu 6 Mei 2026 mulai mengiat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Bangkitnya mata uang Garuda ini membuat rupiah menjauh dari level Rp17.400.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.388 dolar AS. Mata uang garuda pun menguat 0,21 persen dibandingkan penutupan pada Selasa kemarin di level Rp17.423.
Sedangkan kurs Jisdor BI, rupiah masih berada di level Rp17.425. Penguatan rupiah ini dinilai Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, disebabkan adanya harapan damai Amerika dengan Iran.
"Rupiah menguat terhadap dolar AS yang melemah oleh meningkatnya harapan akan kesepakatan perdamaian AS-Iran setelah Trump mengisyaratkan 'kemajuan besar' menuju kesepakatan akhir dengan Teheran," katanya saat dihubungi Suara.com.
Selain itu, penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh Bank Indonesia (BI) yang mulai intervensi. Tentunya, peluang mata uang Garuda menguat masih terbuka lebar.
"Range rupiah nanti hingga sore ada di kisaran 17350-17450," imbuhnya.
Penguatan rupiah juga terjadi di beberapa mata uang Asia lainnya. Salah satunya adalah won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,76 persen.
Diikuti dolar Taiwan melesat 0,37 persen, dan peso Filipina yang terangkat 0,31 persen. Disusul, ringgit Malaysia yang naik 0,26 persen.
Baca Juga: BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah
Berikutnya ada baht Thailand terkerek 0,24 persen dan dolar Singapura terapresiasi 0,16 persen. Lalu, yen Jepang menanjak 0,12 persen. Kemudian dolar Hong Kong terlihat menguat tipis 0,004 persen terhadap the greenback di pagi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN