Pertandingan final Piala AFF U-23 antara Timnas Indonesia melawan Vietnam dikabarkan resmi diulang pada Hari Selasa setelah ditemukan adanya kecurangan yang dilakukan oleh wasit Hiroki Kasahara.
Namun, informasi pengulangan final Piala AFF tersebut merupakan berita palsu atau disinformasi yang beredar di antara maraknya berita tentang kemenangan Vietnam di Piala AFF U-23. Setelah dilakukan penelusuran dan cek fakta, tidak ditemukan bukti bahwa final Piala AFF U-23 antara Vietnam melawan Timnas Indonesia U-23 akan diulang.
Kabar itu sendiri disebarkan oleh kanal YouTube Timnas Liga yang memposting video berjudul "VIETNAM HANYA BISA PASRAH !! AFC Temukan Kecurangan Laga FINAL TIMNAS INDONESIA VS VIETNAM Di Ulang".
Dengan durasi 3 menit 19 detik, thumbnail video tersebut memiliki narasi berbunyi, "FINAL AFF U-23 DI ULANG HARI SELASA, VIETNAM TAK BERDAYA USAI WASIT HIROKI KASAHARA NGAKU DOLIMI INDONESIA".
Saat artikel ini ditulis, video tersebut telah disaksikan sebanyak lebih dari 212.000 penayangan. Lantas, bagaimanakah penjelasannya?
PENJELASAN:
Pengunggah video menampilkan Shin Tae Yong memakai baju hitam dan sedang berbicara di konferensi pers.
Setelah dilakukan penelusuran, konteks dari momen tersebut adalah perihal laga semifinal AFF U-23 jelang Indonesia melawan Thailand, bukan laga final melawan Vietnam.
Fakta tersebut diketahui melalui salah satu unggahan Instagram di akun pribadi Shin Tae Yong. Tak hanya itu, menurut situs aseanfootball.org pun tidak ditemukan informasi atau pengumuman resmi terkait laga final Piala AFF yang akan diulang.
Baca Juga: Arya Saloka dan Amanda Manopo Go Public, Share Momen Liburan ke Pantai Banyuwangi, Benarkah?
Oleh karena itu, isi video terbukti tidak sesuai dengan judul yang tertera. Dapat disebutkan bahwa kabar final Piala AFF U-23 digelar pada Hari Selasa setelah wasit mengaku zalimi Timnas Indonesia merupakan berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Status WNI Dicabut, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Jadi Buronan Internasional Kasus Pelecehan
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Dipotong? Ini Kata Purbaya
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Amuk Massa di Mesuji: Warga Bakar Ponpes Nurul Jadid karena Kasus Asusila Pimpinan Pondok
-
Ngeri, Pelajar 14 Tahun Ditusuk di Leher Saat Tawuran Berdarah di Palembang