Prabowo Subianto, calon presiden potensial dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), menganggap berpalingnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke Koalisi Perubahan merupakan sebuah proses demokrasi yang wajar.
Menurut Prabowo, rakyat sebagai pemilih akan menjadi penilai utama yang akan memilih pemimpin mereka untuk lima tahun ke depan saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Demokrasi adalah suatu proses diskusi, bertemu, kadang-kadang berpisah, ya. Santai saja. Kita berbuat yang baik untuk rakyat, rakyat yang menilai. Rakyat menilai setiap perbuatan, setiap ucapan, dan rakyat tidak bodoh. Rakyat tidak bisa dibohongi. Semuanya kami serahkan kepada rakyat," kata Prabowo di Jakarta, dikutip Minggu (3/9/2023).
Prabowo juga menegaskan bahwa dia tidak setuju dengan pandangan bahwa Partai Gelora Indonesia bergabung dengan KIM sebagai pengganti PKB yang keluar dari koalisi Kebangkitan Indonesia Raya.
Ia mengatakan dalam demokrasi tidak ada tempat bagi perasaan sakit hati atau dendam.
"Demokrasi itu tidak ada lara-laraan. Nggak ada lara-laraan. Tidak ada pelipur-pelipuran," ucap Prabowo dengan tegas.
Selama acara deklarasi bersama partai Gelora Indonesia, Prabowo juga beberapa kali menggunakan istilah "pengkhianatan," meskipun dia menegaskan bahwa ini bukan ditujukan kepada PKB.
Prabowo Subianto, yang telah menyatakan diri sebagai calon presiden dalam Pilpres 2024, saat ini mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar, Partai Bulan Bintang, dan Partai Gelora Indonesia. Saat ini, partai-partai yang mendukung Prabowo dan bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.
Baca Juga: David da Silva: Persib vs Persija Adalah Laga Panas
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
4 Parfum Lokal Aroma Kelapa yang Bikin Ketagihan, Wanginya Lembut dan Tahan Lama
-
Terima Kabar Duka, Didier Deschamps Tinggalkan Timnas Perancis
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
-
Hasil Piala Dunia 2026: Ghana Tampil Solid dan Bikin Inggris Mati Kutu
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Honor 600 Smart 5G: HP Baru dengan Snapdragon 4 Gen 4 Pertama di Dunia
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako