Membentuk tim sepak bola andal perlu proses, Shin Tae-yong membuktikannya. Bagaimana dengan Jurgen Klinsmann?
Coach Jurgen Klinsmann berhasil membawa tim nasional atau Timnas Korea Selatan menang 1-0 atas Arab Saudi dalam pertandingan uji coba, Rabu (13/9/2023) di Newcastle, Inggris. Inilah kemenangan perdana yang diantarkan mantan pemain Timnas Jerman, peraih gelar Piala Dunia 1990 (Italia) serta Piala Eropa 1996 (Inggris).
Kemenangan Timnas Korea Selatan tadi diperoleh lewat Cho Gyu-seong yang menyarangkan bola ke gawang lawan pada menit ke-32 lewat sundulan. Sekaligus menjadi kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Lainnya adalah dua kali kalah serta tiga kali draw.
Dikutip dari Moots, salah satu mitra Suara.com, catatan buruk ini membuat pelatih berusia 59 tahun itu disebut-sebut bakal disudahi kontraknya. Kemudian bukannya tidak mungkin Coach Shin Tae-yong yang masih bersama Timnas Indonesia dipanggil kembali untuk enjadi pelatih Timnas Korea Selatan.
Itu sebabnya mengapa kolom komentar laman resmi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia atau PSSI dipenuhi permintaan agar Ketua Umum PSSI Erick Thohir segera memperpanjang kontrak Shin Tae-yong.
Di sisi lain, dikabarkan bahwa masyarakat pencinta bola di Korea Selatan tercengang mendapati pernyataan Jurgen Klinsmann kepada salah satu media kondang negeri itu, Chosun.
Pelatih yang pernah mengawal Timnas Amerika Serikat ini menyatakan lebih suka tinggal di Eropa.
"Jika tidak ada aktivitas yang bisa dilakukan di Seoul, lebih baik bertemu para pemain di Eropa, karena ini cara mengembangkan sepak bola Korea. Jika tidak suka, cari saja manajer lain. Saya tidak peduli," paparnya.
Lantas berbincang soal Coach Shin Tae-yong sendiri, perlahan ia memperlihatkan hasil dalam mendidik Timnas Indonesia.
Keberhasilannya paling gres adalah menorehkan sejarah dalam dunia sepak bola Indonesia, pertama kali dalam penyelenggaraan Piala Asia U-23 sejak 2013, Timnas Indonesia berhasil menuju final.
Kemudian kemenangan Timnas Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja, setelah kesuksesan mandek 32 tahun di ajang pertandingan regional Asia Tenggara ini.
Demikian pula ranking FIFA menanjak, di posisi 175 (2020), posisi 165 (2021), posisi 155 (2022), dan 150 (2023), serta terbaru 147 setelah laga Timnas Indonesia di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Sukses Shin Tae-yong mengantar Timnas Indonesia ini disorot media lokal Korea Selatan. Dan sekali lagi, bukannya tidak mungkin coach yang gemar berkelakar dengan anak-anak didiknya ini bakal dipanggil kembali untuk mengasuh Timnas Korea Selatan.
Baca Juga: Momentum Coach Shin Tae-yong Mengerjai Birthday Boy, Ini Profil dan Biodata Marselino Ferdinan
Namun, kembali melongok perjalanan Timnas Indonesia, untuk mencapai level seperti sekarang bersama Coach Shin perlu proses. Senada dipaparkan Ketua Umum PSSI, perlu proses. Apakah kondisi berproses antara Timnas Korea Selatan dan Jurgen Klinsmann ini juga diperhatikan masyarakat sepak bola di negeri Shin Tae-yong?
Berita Terkait
-
Selebrasi Cinta Berlanjut, Pratama Arhan Ketahuan Pakai Wedding Ring ke Mana Saja
-
Berprestasi Jadi Pemain Merangkap Manajer, Suka Bercanda Jewer Kuping Anggota Timnas Indonesia, Ini Biodata dan Profil Coach Shin Tae-yong
-
Timnas Indonesia Berondongkan 11 Gol Tanpa Balas di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong Terapkan Siapa Saja yang Boleh Bikin
-
Sukses Antarkan Timnas Indonesia ke Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong Berani Terima Tantangan Tampil Lebih Baik Tahun Depan Asal Ada Jaminan Ini
-
Dipanggil Masuk Timnas Indonesia dan Sukses Bikin Gol di FIFA Matchday 2023, Shin Tae-yong Puji Egy Maulana Vikri, Namun ...
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati