Pengubahan nomenklatur ini adalah bagian afirmasi pemerintah, Menag sebutkan belum final.
Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan 27 hari libur nasional dan cuti bersama untuk 2024. Juga akan ada pengubahan nomenklatur, yaitu hari libur Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Kantor Kemenko PMK Jakarta menyatakan usulan dari Kementerian Agama tentang pengubahan nama hari libur ini kepada Presiden RI Joko Widodo.
Selanjutnya, akan diterbitkan Peraturan Presiden atau Perpres terkait perubahan nomenklatur nama hari perayaan Isa Almasih menjadi Yesus Kristus.
"Akan ada perubahan nomenklatur atas usulan dari Kementerian Agama terkait dari istilah Isa Almasih akan diubah menjadi Yesus Kristus," tandasnya.
"Untuk itu Kementerian Agama akan menyusun surat Peraturan Presiden (Perpres) untuk perubahan nomenklatur dimaksud," lanjut Menteri PMK.
Sehingga, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan nomenklatur Isa Almasih menjadi Yesus Kristus hingga kini belum final untuk digunakan. Situasinya masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) untuk perubahan nomenklatur ini.
"Kami masih menunggu. Jadi belum final, masih menunggu Keputusan Presiden, apakah usulan Kementerian Agama ini disetujui atau tidak," ungkapnya.
Perpres ini adalah bagian afirmasi pemerintah. Dan telah diberikan kepada Presiden Joko Widodo.
"Jadi ini bagian dari afirmasi pemerintah kepada umat Kristiani, ini proses pengusulan perubahan nomenklatur ke Presiden," tambah Menteri Agama RI.
"Usulan ini dari saudara-saudara Kristiani, Katolik, supaya lebih kepada mereka, ke saudara-saudara kita ini. Diubah namanya dari Isa Almasih ke Yesus Kristus. Karena itu peringatan saudara-saudara kita. Sehingga Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus, kemudian Wafatnya Isa Almasih menjadi Wafatnya Yesus Kristus," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bakal Ada Perubahan Nomenklatur Hari Libur Isa Almasih Jadi Yesus Kristus, Menag Sebutkan Baru Sebatas Wacana
-
Nomenklatur Terpisah, Instansi Damkar dan Penyelamatan Masih di Bawah Koordinasi BPBD Kukar
-
Asal-Usul dan Makna Isa Almasih yang Diganti Yesus Kristus di Hari Libur Nasional 2024
-
Dikenal Positive Vibes, Cinta Laura Sebut Pentingnya Beri Afirmasi Positif Untuk Diri Sendiri
-
Gugat Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, PBB Sebut Penjelasan Pasal 7 Bertentangan dengan UUD 1945
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Nasabah Pinjol Ganti Nomer Kontak, Bakal Masuk Daftar Hitam SLIK
-
Jadwal Lengkap Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Pendaftaran Cuma 10 Hari
-
Perang Bukan Solusi: Menilik Pesan Nostra Aetate di Tengah Perseteruan AS-Iran
-
Cara Cek PIP Lewat HP: Ini Persyaratan untuk Pencairan Dana Program Indonesia Pintar
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Bupati Barru dan Sidrap Diperiksa Kasus Proyek Bibit Nanas, Kejati Sulsel Kejar Aktor Intelektual
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Waspadai Dewa United, Eliano Reijnders Soroti Ivar Jenner
-
Honor MagicBook 14 2026 Rilis dengan RAM 32 GB, Jadi Pesaing MacBook