/
Senin, 18 September 2023 | 16:26 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. ((Instagram/jokowi))

Ikut menjadi saksi perjuangan Joko Widodo saat Pilkada DKI Jakarta 2012, Pendiri lembaga survei Cyrus Network, Hasan Nasbi menyebutkan bahwa mantan wali kota Solo itu sering menghilang saat rapat. 

Hasan menyebutkan bahwa saat rapat beberapa kali rapat yang dimpimpin oleh Prabowo Subianto, Jokowi malah menghilang. 

"Ada satu cerita lagi ya, jadi beberapa kali rapat itu Pak Jokowi menghilang dari ruang rapat, itu pas jam salat," kata Hasan Nasbi seperti yang dikutip dari kanal YouTube miliknya. 

"Paling sedikit saya menemukan dua kali, Pak Jokowi lagi salat dzuhur atau asar di pantry Mid Plaza, kantor pak Hasyim," imbuhnya. 

Melihat ketekunan Jokowi beribadah, Hasan menyebutkan bahwa ujaran buruk untuk presiden hanya ujaran kebencian belaka. 

"Jadi buat orang-orang yang suka menuduh macam-macam, menuduh Pak Jokowi anti-Islam, komunis, macam-macam lah yang enggak masuk akal, saya mau katakan pada Anda bahwa Pak Jokowi salatnya tepat waktu," kata Hasan Nasbi. 

"Saya berkali-kali menjadi saksi Pak Jokowi salatnya tepat waktu bahkan dia salat di pantry, nah itu lah ya," tandasnya. 

Kesaksian Yusuf Mansur Soal Ibu Jokowi

Sikap relijius Jokowi rupanya tak lepas dari peran sang ibu, mendiang Sujiatmi Notomihardjo. Hal ini dinyatakan sendiri oleh Ustaz Yusuf Mansur yang mengaku pernah ngobrol dengan ibunda Jokowi. 

Baca Juga: Merasa Jadi Korban, Sule Buka Peluang Tuntut Bandar Judi Online

"Saya enggak paham belum ngobrol sama dia [Jokowi] soalan itu, tapi kalau sama ibunya udah," ujar Yusuf Mansur dalam perbincangan di kanal YouTube R66 Newlitics. 

"Ibunya kan ngewiridin Qulhu 100 kali setiap Maghrib, Alfatihah 100 kali sampai Isya lebih lewat, berkali-kali sepanjang tahun," imbuhnya. 

Yusuf Mansur sendiri menyatakan bahwa dia menjadi saksi amalan yang dilakukan ibu orang nomer satu tersebut. 

"Bener pak, orang saya liat sendiri di kompleknya," tuturnya. 

Load More