Dewi Perssik buka suara soal alasan dirinya tidak memenuhi panggilan polisi di kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan suaminya, Saipul Jamil.
Kuasa hukum Dewi Perssik, Sandy Arifin mengatakan kalau kliennya memang tidak bisa menghadiri agenda mediasi dari Polda Metro Jaya.
Dia juga menyebut kalau pihaknya sudah memegang surat kuasa penuh dan surat kuasa khusus untuk hadir dalam mediasi itu.
"Memang waktu kemarin Senin belum bisa hadir, kita sudah diberi surat kuasa penuh juga udah ada surat kuasa khusus untuk menghadiri mediasi," kata Sandy Arifin, dikutip dari YouTube Cumicumi, Rabu (20/9/2023).
Kendati begitu, Sandy Arifin mengatakan kalau pihaknya akan hadir di agenda mediasi yang akan digelar minggu depan.
"Tapi karena memang kemarin kita belum bisa, insyaallah minggu depan kita akan hadir," lanjut dia.
Hanya saja dia belum bisa memastikan apakah Dewi Perssik bakal ikut di agenda itu atau tidak.
Namun Sandy akan mengungkapkan pada publik apabila mediasi sudah dilaksanakan.
"Tapi yang pasti kita menggunakan surat kuasa khusus, nanti informasi terakhir apa yang nanti setelah mediasi akan kita sampaikan ke teman-teman (media)," pungkasnya.
Konflik Dewi Perssik dan Saipul Jamil ini terjadi karena keduanya saling sindir di media sosial.
Namun pemicu Saipul Jamil lapor polisi adalah ketika Dewi Perssik mengunggah sebuah video lawas berisi aib sang pedangdut.
Diduga video itu berkaitan dengan kasus Saipul Jamil yang mencabuli anak di bawah umur, di mana itu juga membuatnya dipenjara beberapa tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan