Bagi yang suka berikan komentar buat Lino via media sosial, saatnya menyimak dulu sebelum bikin kalimat ngeri.
Beberapa saat lalu, warganet riuh memberikan komentar terhadap salah satu pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan alias Lino. Ia disebut-sebut setelah tidak dimainkan dan namanya tidak masuk rilis pemain KMSK Deinze saat berlaga melawan SV Zulte-Waregem di Challenger Pro League atau divisi dua Liga Belgia 2023-2024.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com serta Semarang Suara.com, sederet komentar warganet Indonesia bermunculan di laman media sosial klub KMSK Deinze terkait tidak munculnya nama Marselino Ferdinan.
Lino, sapaan Marselino Ferdinan mengunggah pernyataan di Twitter (x) pribadinya. Intinya, untuk membangun karier di Eropa tidaklah semudah dibayangkan. Seluruhnya perlu proses. Peristiwa komentar warganet Indonesia menggeruduk media sosial milik klub profesional di Eropa ini malah menjadi "lucu", karena tidak konstruktif dan bisa-bisa memberikan nilai negatif tentang negeri kita sendiri.
Pernyataan lugas Lino itu diharapkan bisa dimengerti, utamanya para pengunggah komentar. Segala sesuatu yang bakal menghasilkan memang perlu sebuah perjalanan yang disebut sebagai proses. Berkomentar semata pasti lebih mudah dibandingkan yang menjalani, dan bila situasinya dibalik, apakah pemberi komentar bisa melakukan hal sekeren Marcelino Ferdinan?
Ia pernah dapat julukan The Wonderkid Timnas Indonesia. Alumni tim pro Persebaya Surabaya yang rela menempuh perjalanan jauh dari Indonesia ke Eropa. Tepatnya di Belgia, yang menggunakan tiga bahasa: Belanda, Prancis, dan Flemish. Itu belum termasuk bahasa Inggris sebagai bahasa internasional pula. Untuk ke Belgia, biasanya penerbangan dari Indonesia berakhir di Belanda, lantas diteruskan naik kereta jaringan SNCF menuju Brussels atau Bruxelles. Kalau mau naik pesawat tentu cost lebih mahal.
Soal keberadaan Marselino Ferdinan sendiri di klub tempatnya berkarya pro, ia bermain untuk Tim Reserves KMSK Deinze. Tim Reserves ini berisikan para pemain cadangan yang belum dapat tempat di tim utama bersama pemain U-21. Kompetisi Tim Reserves sendiri menjadi bagian dari laga resmi di Belgian Reserves Pro League, di klasemen tertinggi liga negara itu.
Dan di tempat ini Lino menyuguhkan permainan seru. Saat Tim Reserves KMSK Deinze tanding melawan klub kuat Lommel SK yang selalu menjadi pesaing tim utama KMSK Deinze, Marselino Ferdinan bermain 54 menit. Total perolehan skor adalah 4-2 untuk KMSK Deinze tim cadangan.
Kemenangan ini membuat KMSK Deinze berada di posisi kedelapan klasemen sementara Belgian Reserves Pro League.
Berita Terkait
-
Presiden RI Siap Saksikan Timnas Indonesia di Laga Pembuka Piala Dunia U-17 2023, Ketua Umum PSSI Sebutkan Kunci Ini
-
Timnas Indonesia Lanjut ke 16 Besar Asian Games 2022, Dibutuhkan Dua Pemain Mengisi Slot Tersedia
-
Berkah Kalah dari Taiwan dan Pasukan Kim Jong-un, Timnas Indonesia Bisa Masuk 16 Besar Asian Games 2022
-
Ranking FIFA Kita Naik, Malaysia Juga Sampai Pelatihnya Bikin Komentar Tersirat Begini Tentang Timnas Indonesia
-
Hari Ini Timnas Indonesia U-24 Latihan Normal, Berikut Aktivitas Mereka Setelah Tunduk dari Taiwan di Asian Games 2022
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar