Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll menyindir strategi rebahan Bali United demi mengulur-ngulur waktu pertandingan .
Dalam pertandingan Persija vs Bali United yang berakhir imbang 1-1, para pemain Bali United diklaim Thomas Doll beberapa kali tiba-tiba rebahan alias mengerang kesakitan dan meminta perawatan.
Apa yang dilakukan para pemain Bali United dinilai sebagai taktik mengulur waktu yang dampaknya membuat pertandingan tak enak ditonton.
Pada pertemuan musim lalu, Thomas Doll juga menyampaikan kritik serupa kepada Bali United. Strategi rebahan dari pasukan Stefano Cugurra ini dianggap mengganggu permainan.
"Lagi-lagi pemain Bali United rebahan dan itu sangat merusak permainan. Wasit juga hanya memberikan waktu tambahan (injury time) selama 5 menit. Saya tidak mengerti, padahal mereka (Bali United) banyak tidur (tergeletak)," kata Thomas Doll usai laga, dikutip Senin (25/9/2023).
Selain itu, Thomas Doll juga geram dengan kepemimpinam wasit. Ia kesal karena Macan Kemayoran beberapa kali dirugikan dengan keputusan sang pebgadil lapangan.
Hal senada juga disampaikan pemain sayap Persija, Riko Simanjuntak yang mengungkap kekecewaan selepas laga.
"Saya sempat ngomong ke wasit beberapa kali (kalau) saya ditarik (dilanggar). Saya bicara ke wasit, 'kamu lihat tidak, bagaimana kamu memimpin'. Katanya enggak (pelanggaran), kamu cuma jatuh," kata Riko.
"Saya komplain, saya minta wasit melihat (tayangan ulang). Katanya, kalau kamu diinjak, kamu enggallk bisa jalan bagus, padahal seharusnya wasit itu melindungi pemain," jelasnya.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Crash dan DNF MotoGP India 2023
Riko menjelaskan, ini untuk pertama kalinya dia berbicara keras soal wasit. Riko mengaku sudah jengkel lantaran keputusan wasit terus merugikan Persija.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Misi Penebusan Dosa Singo Edan: Arema FC Harus Bayar Utang Kemenangan ke Suporter
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok
-
Penggerebekan Besar di Hayam Wuruk, Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!
-
Pecah! Prabowo Joget Tabola Bale Bareng Warga Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
-
Minigame Gratis, Resident Evil Requiem Tambah Mode Leon Must Die Forever
-
Rokan Hilir Membara Lagi, Warga Bakar Lokasi Penggerebekan Narkoba
-
Brimob Bersenjata Lengkap Kepung Hayam Wuruk: Markas Judi Online Jaringan Internasional Terendus