Kedatangan Ramadhan Sananta diharapkan mampu mengubah kondisi Timnas Indonesia saat bertarung lawan Taiwan dan Korea Utara.
Coach Indra Sjafri menjadi salah satu sosok yang paling bersyukur saat mengetahui Persis Solo memberikan izin kepada Ramadhan Sananta untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-24. Bersama Kombes Pol Sumardji, Manajer Timnas Indonesia, pemain berusia 20 tahun ini terbang pakai China Airlines menuju titik laga Asian Games 2022 nomor sepak bola putra.
Dengan kedatangan Ramadhan Sananta, maka slot 22 pemain yang tersedia dan namanya telah didaftarkan resmi Indra Sjafri kini berkekuatan 21 orang. Satu lagi Beckham Putra Nugraha batal karena tidak memenuhi persyaratan medis saat diperiksa tim dokter Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Ramadhan Sananta sudah didaftarkan jadi bukan pemain baru, karena regulasi di Asian Games 2022 tidak diperbolehkan menambah pemain dengan nama baru yang bukan termasuk dalam daftar. Sehingga nama yang didaftarkan Indra Sjafri itu harus tetap, tidak diganti," jelas Ronny Pangemanan dalam kanal YouTube Bung Ropan.
Dengan memiliki 21 pemain dari daftar yang dibolehkan dan sudah didaftarkan 22 itu itulah Timnas Indonesia menatap laga yang berlangsung hari ini, Kamis (28/9/2023).
"Ini partai yang menentukan, baik untuk Indonesia maupun Uzbekistan, sehingga Uzbekistan tidak main-main dalam meladeni Indonesia. Mereka tidak melihat Timnas Indonesia U-24 datang dari peringkat ketiga terbaik grup akan tetapi potensi mengalahkan mereka sangat terbuka. Termasuk dengan kedatangan striker Ramadhan Sananta," tandas Ronny Pangemanan sebagaimana dikutip Metro Suara.com.
Sebagai penyerang depan, Ramadhan Sananta memang ditujukan untuk mempertajam serangan Timnas Indonesia yang sangat tumpul saat melawan Taiwan maupun Korea Utara.
"Titan Agung tidak maksimal sehingga kedatangan Ramadhan Sananta dibutuhkan," tukas lelaki berkacamata ini.
Di sisi lain, dengan terendusnya kedatangan Ramadhan Sananta ini, tidak heran bila Timur Kapadze selaku pelatih Timnas Uzbekistan mewanti-wanti timnya sesudah mendapatkan kabar Indonesia mendapatkan tambahan striker.
"Kita juga menunggu taktik Timur Kapadze," ujar Ronny Pengemanan.
Meski Ramadhan Sananta sudah hadir untuk mempertajam serangan, keberadaan pemain tengah dibutuhkan.
"Di sini tidak ada Ivar Jenner maupun Marselino Ferdinan. Mereka kembali ke Eropa dan Asian Games 2022 bukanlah agenda FIFA. Kita tidak ada pemain yang bisa mempertahankan tempo permainan," tandasnya.
Sehingga diharapkan Coach Indra Sjafri bisa meracik lagi, merancang taktik strategi dengan memposisikan Ramadhan Sananta, serta Egy Maulanan Vikri dan Ramai Rumakiek untuk lebih berani menusuk ke kotak penalti, dan memberikan crossing umpan kepada Ramadhan Sananta.
Bung Ropan atau Ronny Pangemanan menambahkan, bila Timnas Indonesia U-24 bisa mengungguli Timnas Uzbekistan, lawan berikutnya bisa India atau Arab Saudi. Kalau sukses lagi, lawannya bisa Tiongkok atau Korea Selatan.
"Ini misi yang sulit, harus kita tuntaskan untuk Timnas Indonesia U-24. Indra Sjafri diharapkan bisa mengubah keadaan. Ia ingin pemain-pemainnya tetap fokus." ujar Ronny Pangemanan.
Tag
Berita Terkait
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Yes! Sandy Walsh Beri Sinyal Shin Tae-yong Siap Bela Timnas Indonesia Lawan Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Beri Sinyal Siap Main di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Perkiraan Posisi Sandy Walsh Bila Diturunkan Bareng Asnawi Mangkualam
-
Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026: Marselino Ferdinan Kabarkan Kondisi dalam Bahasa Jawa Renyah, Pemain Naturalisasi Rp 40 M Gegar Otak
-
Akankah Marselino Ferdinan Sekeren Sebastian Vettel atau Max Verstappen, Meski Beda Panggung: Timnas Indonesia Sepak Bola vs Formula 1 Balap Jet Darat
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua
-
Persib Bandung vs Persija, Igor Tolic: Bukan Soal Bermain Indah, Tapi Menang!
-
DPR Mulai Terlibat, Purbaya Ungkap Nasib Independensi BI di UU P2SK Terbaru
-
John Herdman Ultimatum Timnas Indonesia: Lupakan Vietnam, Singapura Jadi Penentu Nasib
-
Tak Sekadar Salurkan Pembiayaan, BSI Bangun Ekosistem UMKM Nasional Bersama Danantara
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Polda Kalsel Gagalkan Penyelundupan 32 Kg Sabu Jaringan Fredy Pratama
-
Siapa Pencipta Lagu Honk! No Na? Ini Sosok di Balik Lirik Om Telolet Om dan Angkot yang Viral
-
Cikole dan Cibeureum Sarang Pengungkapan Narkoba, 43 Tersangka Diciduk Polres Sukabumi
-
Purbaya Ngamuk! Sindir Ekonom Asing: Mereka Salah, Saya Pintar!