Ini ada tiga nama berkemampuan multi-posisi yang bisa masuk daftar naturalisasi untuk isi posisi depan.
Dalam permainan bola, sebuah kesebelasan memerlukan distribusi pemain di semua lini agar bisa bergerak menuju sasaran yang tidak lain bernama skor, poin, alias gol. Timnas Indonesia juga membutuhkan formulasi sama agar bisa menang. Termasuk mengatasi saat-saat genting, antara lain saat menderita kekalahan dari Timnas Uzbekistan tempo hari (28/9/2023) yang memberikan kesimpulan tanpa kata: betapa tumpulnya lini depan kita.
Dikutip dari kanal YouTube Bung Ropan yang diasuh Ronny Pangemanan, saat ini Timnas Indonesia sudah riuh pemain belakang. Atau stok lebih dari cukup untuk mengisi lini belakang. Termasuk menghadirkan pemain naturalisasi.
"Yang kita perlukan saat ini bukan pemain belakang. Menurut saya pemain belakang sudah cukup. Gelandang serang atau pemain depan dibutuhkan. Ilias Alhaft yang bermain di Armenia dan ia merindukan bisa bermain dengan Indonesia, berusia 26 tahun," jelas Ronny Pangemanan dalam kanal YouTube Bung Ropan.
Menurutnya, Indonesia sudah memiliki Rafael Struick sebagai pemain depan, yang ikut meloloskan Timnas Indonesia main di Piala Dunia Qatar 2024. Akan tetapi alangkah baiknya bila ada pemain yang berpengalaman.
Ilias Alhaft memenuhi kriteria ini. Apalagi mengusung keberhasilan Almere City naik kelas dari kasta kedua, Eerste Divisie ke kasta tertinggi atau Eredivisie di Liga Belanda.
Selain itu, Ronny Pangemanan juga menyebutkan pemain-pemain depan yang bisa dinaturalisasi. Antara lain Million Manhoef (Vitesse FC), masih muda, 21 tahun. Juga Ragnar Oratmangoen (Fortuna Sittard), kini berusia 25 tahun.
Akan tetapi, semuanya berpulang kepada Shin Tae-yong, sebagai pelatih. Pemain posisi manakah yang akan diambilnya. Karena dengan banyaknya pemain belakang, akan ada pula yang bisa ditarik untuk bermain di posisi gelandang.
Dikutip dari kanal Bola Suara.com, Million Manhoef adalah pemain bola pro kelahiran Beemster, Belanda 3 Januari 2002. Posisi bermainnya cukup variatif dengan fleksibilitas menempati sejumlah posisi.
Sedangkan Ragnar Oratmangoen lahir di Oss, Belanda 21 Januari 1998. Kekinian bermain di Fortuna Sittard sebagai pinjaman dari FC Groningen. Biasanya menempati posisi left winger atau penyerang sayap kiri, bisa pula menjadi gelandang serang atau gelandang tengah.
Dan Ilias Alhaft, ia lahir di Rotterdam, Belanda, 23 Februari 1997 yang luwes ditempatkan di berbagai posisi. Mulai penyerang sayap kanan atau kiri, sampai menjadi gelandang serang.
Tag
Berita Terkait
-
Amunisi Timnas Indonesia Berdatangan, Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Bisa Dimainkan Bareng di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Anak Shin Tae-yong Pemain Sepak Bola Pro, Inikah Alasan Asnawi Mangkualam Bisa Gabung ke Kasta Tertinggi Liga Korea?
-
Operasi Sunyi Senyap, PSSI Sudah Naturalisasi Dua Pemain Keturunan Indonesia-Belanda Ini?
-
Sherzod Esanov Disebut-sebut Mirip Elkan Baggott, Ini Head-to-Head Dua Pemain Timnas Rp 3 M vs Rp 4 M
-
Yes! Sandy Walsh Beri Sinyal Shin Tae-yong Siap Bela Timnas Indonesia Lawan Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI