Dinobatkannya Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum PSI menambah panas suhu politik di Indonesia. Banyak yang mengklaim Presiden Joko Widodo tengah membangun politik dinasti karena kilatnya perjalanan Kaesang hingga resmi mengetuai sebuah partai per 26 September 2023 kemarin.
Sejatinya Kaesang bukan satu-satunya anak presiden yang kini menjadi ketum partai. Namun apakah perjalanan karier mereka sama cepatnya dengan Kaesang yang hanya perlu dua hari hingga menjadi ketum? Simak ulasannya berikut ini.
Kaesang Pangarep
Putra bungsu Jokowi itu resmi menerima KTA PSI di kediaman sang ayah di Sumber, Solo, pada Sabtu (23/9/2023). Namun desas-desusnya bergabung di PSI bermula dari video mawar yang diunggah dua hari sebelumnya.
Namun yang lebih mengejutkan tentu saja momen ketika Kaesang resmi diangkat menjadi Ketum PSI pada Senin (26/9/2023). “Kepada Bapak, saya ingin menyampaikan. Izin saya mau menempuh jalan saya, Pak, semoga Gusti Allah memberkahi jalan yang saya pilih,” ujar Kaesang di pidato perdananya.
Baca Juga: Akhirnya Terungkap! Kaesang Bocorkan Bacapres Jagoan PSI Harus Berjiwa Muda: Berarti Dukung...
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Putra sulung Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini bergabung dengan Partai Demokrat pada tahun 2016 alias 2 tahun setelah sang ayah purnatugas. AHY rela meninggalkan kariernya di TNI dan mengikuti Edhie Baskoro Yudhoyono membesarkan Partai Demokrat.
Lalu pada tahun 2020, AHY secara resmi diangkat menjadi Ketum Partai Demokrat menggantikan SBY. Dengan demikian, perlu 4 tahun untuk AHY ada di puncak pimpinan Partai Demokrat dan bertahan sampai sekarang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Imigrasi Sumut Kedepankan Pencegahan TPPO dan Pengawasan Orang Asing
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Ammar Zoni Gandeng Pengacara Baru, Siap Ajukan PK atas Vonis 7 Tahun
-
Bukan Minimarket Biasa: Rahasia Mematikan dalam A Shop for Killers
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
Siap-Siap Ganti Gas Melon ke CNG, Apakah Bisa Pakai Kompor LPG Biasa?
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Bencana Aceh Bikin Pengangguran Mencapai 5,88 Persen