Pelatih Persebaya, Josep Gombau mengungkap biang keladi kekalahan timnya dari Persib pada pekan ke-15 BRI Liga 1 2023/2024 yang berlangsung di Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.
Menurut Josep Gombau, Persebaya sebenarnya sukses menghalau banyak serangan Persib yang diinisiasi oleh pemain cepat.
Hanya saja memang Sayangnya pertahanan timnya terlihat kendor ketika Persib Bandung mulai memanfaatkan bola umpan ke area kotak penalti.
"Saya pikir lini pertahanan tidak terlalu banyak yang harus diperbaiki karena mereka bertahan dengan baik, mereka bisa menahan lini serang lawan, dan saat lawan menyerang kita tidak memotong crossing yang membuat lawan memotongnya dan mencetak gol dari itu," ujar Josep kepada awak media, dikutip Senin (9/10/2023).
Selain itu, lini pertahanan timnya juga cukup cepat dalam menganalisa kekuatan tim Persib.
Hanya saja memang Persib lebih siap memanfaatkan peluang untuk mengkonversinya menjadi gol.
"Saya pikir lini belakang tidak terus menerus hilang fokus membuat persib menembus lini belakang kami. di babak kedua, karena hanya beberapa yang mencetak gol tapi ada beberapa yang berhasil menghalau bola," kata Josep.
Atas kekalahan Persebaya, Josep Gombau meminta maaf kepada para Bonek Mania yang merasa kecewa. Josep pun memastikan kekalahan ini akan dijadikan pembelajaran untuk menatap laga selanjutnya.
"Saya pikir itu contoh kesalahan dan kita harus perbaiki itu, saya meminta maaf pada Bonek dan kita pastikan agar kita bisa bermain lebih baik dan mengurangi kesalahan itu." pungkas Josep Gombau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK