Dari latihan perdana Timnas Indonesia Senior, dua pemain dari daftar belum ikut turun melemaskan otot.
Pada Senin (9/10/2023) Timnas Indonesia menggelar latihan perdana di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta. Dari 26 nama yang dipanggil Coach Shin Tae-yong, ada dua di antaranya yang tengah cedera.
Yaitu Edo Febriansyah (Persib Bandung) yang mengalami cedera pergelangan kaki atau ankle bagian kanan, dan Marselino Ferdinan (KMSK Deinze Belgia) di bagian paha berupa kondisi otot tertarik atau hamstring.
Dikutip dari laman resmi pssi.org, Coach Shin Tae-yong menyatakan latihan pertama ini dilakukan untuk pemulihan.
"Karena banyak pemain baru datang (dari klub) setelah selesai pertandingan. Sedangkan pemain-pemain yang datang dari luar negeri lama di perjalanan," papar pelatih kepala PSSI itu.
Berdasar keterangan ini, pemain yang cedera tidak dipush untuk melakukan latihan yang terdiri dari peregangan otot sambil duduk di matras, lari kecil keliling lapangan, peregangan otot sambil berdiri, passing bola-bola pendek yang dikombinasikan dengan gerakan, serta rondo.
Sebagaimana disebutkan Ronny Pangemanan dalam podcastnya Bung Ropan, di kanal YouTube, Marselino Ferdinan belum pulih 100 persen dari kondisi hamstring atau otot paha tertarik.
"Akan tetapi klub tempatnya bermain pro, KMSK Deinze, Belgia memberikan izin untuk terbang ke Indonesia. Meskipun dengan catatan agar tidak dipaksakan bermain. Ia adalah aset bagi klubnya sekaligus bagi Timnas Indonesia," papar Ronny Pangemanan sebagaimana dikutip Metro Suara.com.
Senada Edo Febriansyah, ia juga dilepas klub tempatnya bernaung, Persib Bandung meski dalam kondisi masih cedera. Salah satu alasan yang bisa disodorkan adalah pergelaran ini masuk dalam kalender Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) sehingga tidak boleh ditahan atau dihambat.
Itu sebabnya dua nama pemain tadi ada di lapangan meski pun belum melahap porsi penuh latihan yang diberikan Coach Shin Tae-yong.
Dua nama ini, Edo Febriansyah dan Marselino Ferdinan sama-sama menjadi andalan pelatih kepala PSSI asal Korea Selatan itu. Khususnya untuk menangani lini penyerangan, dengan Marselino di posisi gelandang dan Edo di bek kiri.
Kekinian, banderol Edo Febriansyah serta Marselino Ferdinan terpaut sekira Rp 1 miliar, yaitu Edo yang berpostur 173 cm kelahiran 25 Juli 1997 berada di Rp 4,35 miliar. Sedangkan Marselino yang memiliki tinggi 176 cm kelahiran 9 September 2004 memiliki harga pasar Rp 5,21 miliar.
Tingginya banderol ini juga menunjukkan kedua pemain bernilai bagus dan diminati klub pro, lewat pemberian apresiasi skill dan performa berupa nilai nominal untuk transfer.
Harapannya, tentu saja Edo Febriansyah dan Marselino Ferdinan segera sembuh sehingga makin kuat melapis lini serang Timnas Indonesia. Apalagi dengan banderol tinggi, yang menunjukkan kualitas permainan mereka berdua.
Tag
Berita Terkait
-
Tanpa Kata, Kembaran Elkan Baggott Banderol Rp 3 M Unggah Potret Dikalungi Medali Asian Games 2022 Hangzhou
-
Shin Tae-yong Tiba Lebih Cepat untuk Susun Jadwal Timnas Indonesia Kontra Brunei, Porsi Latihan Marselino Ferdinan Seperti Ini
-
Sudah Tiba di Jakarta, Pemegang Banderol Rp 5,21 M Ini Bawa Pesan dari Klubnya Tentang Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Shin Tae-yong Punya Lima Pemain Depan Banderol Total Rp 16 M, Siapa Masuk Starting Eleven Kontra Brunei Darussalam?
-
Penyerang Termuda Banderol Rp 2,48 M Ini Masuk Daftar Shin Tae-yong Terbaru, Bakal Main Starting Eleven?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus