/
Selasa, 10 Oktober 2023 | 11:01 WIB
Suasana Pasar Tanah Abang pada Sabtu (15/4) atau H-7 Idul Fitri 1444H/2023 ((ANTARA/Redemptus Elyonai Risky Syukur))

TikTok Shop resmi ditutup di Indonesia pada Rabu (4/10/2023). Penutupan ini disambut baik oleh beberapa pihak, salah satunya adalah para pedagang di pasar Tanah Abang yang merasa dirugikan karena sebagian besar masyarakat kini lebih suka berbelanja di TikTok Shop lantaran harga yang jauh lebih murah.

Namun kini, sejumlah pedagang di Tanah Abang juga meminta agar marketplace lain untuk dicabut aksesnya di Indonesia. Hal ini terlihat dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @bundsteutic. 

Tampak sejumlah pengunjung tengah berada di dalam pusat perbelanjaan di Tanah Abang. Perekam video mengarahan kamera ke sebuah kertas yang digantung di langit-langit.

Dalam kertas tersebut tertulis permintaan kepada pihak berwenang untuk menutup TikTok Shop hingga Lazada.

"Ada yang bikin tulisan kayak gini di Tanah Abang, aduh ya ampun. Ini loh guys, tolong hapus (nama platform e-commerce--RED). Tolong kami pak," ucap perekam video tersebut sembari membaca tulisan yang tertera pada kertas.

Unggahan itu kemudian menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang mengecam tindakan para pedagang di Tanah Abang.

Pasalnya, sejumlah warganet menyebut para pedagang tidak bersyukur dan tidak bisa mengubah kebiasaan berbelanja online di masyarakat Indonesia.

"Gimana kalau Tanah Abangnya aja yang ditutup. Pedagang modelan kayak gini nggak pantes diperhatikan," tulis akun @fe***_*******

"Marketplace sangat membantu aku buat jualan. Sebagai ibu rumah tangga yang nggak punya lahan jualan, marketplace berguna banget," komentar @no*************

Baca Juga: Posting Instagram Story, Arya Saloka Dicurigai Beri Kode Rindu Buat Amanda Manopo

"Mau semua marketplace ditutup pun belum tentu Tanah Abang rame lagi. Orang-orang emang dasarnya udah males belanja offline, lebih suka belanja online sambil duduk manis. Dan sebagian besar pedagang Tanah Abang juga banyak kok yang sudah berjualan di marketplace. Jadi jangan ngadi-ngadi deh ya pake demo minta ditutup segala. Karena yang mencari nafkah bukan cuma penjual Tanah Abang doang," tambah @si*****.**

"Dih nggak tau diri kalau ini sih, giliran ada yang beli, langsung getok harganya nggak kira-kira," ungkap @if*******_

Load More