Siapa sangka nama yang disebut adalah mereka, dengan kekocakan tulus ditunjukkan di ruang ganti Timnas Indonesia.
Menjadi interpreter Coach Shin Tae-yong yang menjabat sebagai Pelatih Kepala Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Jeje atau lengkapnya Jeong Seok-seo tahu banyak tentang keseharian para pemain Timnas Indonesia.
Antara lain saat Training Centre (TC), menghadapi pertandingan, bertanding, hingga suasana santai termasuk briefing dan ngobrol di kamar ganti.
Menurutnya, Coach Shin Tae-yong menempatkan porsi serius dan santai pada tempatnya. Paham kapan mesti membuat pernyataan, keputusan, atau pemberitahuan yang wajib dipahami pemain. Juga kapan saat mesti bercanda dan rilis stress dengan cara santai.
Dikutip Metro Suara.com dari podcast Sport77 Official, Jeje Sang Interpreter Coach Shin Tae-yong menyebutkan dua nama pemain Timnas Indonesia yang paling lucu dan sangat mengesankan kejenakaannya.
"Saddil Ramdani, dan satu lagi dulu ada pemain Timnas Indonesia bernama Irfan Jaya. Keduanya sering bikin ketawa," papar Jeong Seok-seo yang sudah bermukim di Tanah Air sekira 12 tahun silam.
Irfan Jaya atau lengkapnya Irfan Samaling Kumi, saat ini bermain pro di Bali United FC untuk posisi penyerang sayap kanan. Disitat dari Transfermarkt, memiliki banderol Rp 3,04 miliar, di saat tertinggi sekira dua tahun lalu bahkan pernah mencapai Rp 5,21 miliar.
Sekilas, wajah ayah dua anak ini mengingatkan kepada pembalap Formula 1 (F1) tujuh kali, Lewis Hamilton asal Britania Raya. Utamanya bila mengenakan topi pet.
Sementara Faddil Ramdani adalah pemain pro Sabah FC di posisi gelandang serang dan mampu bermain di sayap kiri maupun sayap kanan. Nilai pasar atau banderol saat ini mencapai Rp 5,21 miliar, sama dengan yang pernah dicapai Irfan Jaya pada dua tahun silam.
Salah satu kelucuan Saddil Ramdani saat bercanda dengan Iwan Bule atau Mochamad Iriawan, mantan Ketua Umum PSSI, yaitu saat Timnas Indonesia menang atas Timnas Curacao pada 2022. Saddil "menodong" Pak Iwan minta tambahan bonus, "Bonus Pak, Bonus. Ayo, kelas!" yang dibalas Iwan Bule datang mendekatinya di dalam bus pemain dan menjawab, "Ayo joget dulu, joget dulu".
Berita Terkait
-
Jeje Jeong Seok-seo Tentang Coach Shin Tae-yong: Sangat Mudah Dijumpai di Timnas Indonesia, di Korea Mustahil Bisa!
-
Pengalaman Jadi "Bayangan" Coach Shin Tae-yong, Jeje Jeong Seok-seo Minta Satu Hal Ini Kepada Pak Pelatih
-
Bercita-cita Timnas Indonesia Bisa Berbicara Lebih Tinggi di Tingkat Asia, Shin Tae-yong Mulai Pelatihan Pemain dari Sektor Ini
-
Harapan Timnas Indonesia Bisa Pesta Gol di GBK Jakarta, Biar Lebih Tenang ke Bandar Seri Begawan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Sudah Tiba di Jakarta, Pemegang Banderol Rp 5,21 M Ini Bawa Pesan dari Klubnya Tentang Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km