Disiplin membuat kondisi mental terjaga, termasuk bila ingin sukses menjadi juara.
Pelatih kiper Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yoo Jae-hoon saat ditanya satu kata untuk menggambarkan Coach Shin Tae-yong di podcast Sport77 Original menyebutkan "tegas".
Sementara interpreter PSSI untuk Coach Shin, Jeje atau Jeong Seok-seo saat berbincang dengan Boris Bokir di podcast Plus26 memaparkan pernah ditegur Coach Shin, yaitu agar menterjemahkan perkataannya dari Bahasa Korea ke Bahasa Indonesia dengan emosi atau tekanan sama. Termasuk ekspresi tegas atau bila marah sekalipun.
Kesimpulan dari dua pernyataan ini, seorang Shin Tae-yong adalah sosok yang tegas. Demikian pula soal disiplin. Tidak ada caranya boleh main-main, harus ditegaskan dari awal.
Saat Training Centre (TC) hari pertama Timnas Indonesia (9/10/2023) menjelang pertandingan lawan Timnas Brunei Darussalam di preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, disebutkan pelatih Korea Selatan itu sempat terlihat marah.
Akan tetapi, perlu diingat pula. Bahwa disiplin adalah bagian dari upaya membentuk mental. Untuk Timnas Indonesia, tujuannya apalagi kalau bukan mental juara.
Lepas dari hiruk-pikuk pemain sepak bola tenar, seorang Shin Tae-yong yang berjuluk Fox of the Ground pernah terjun sebagai pemain sekaligus manajer tim saat bermain pro.
Kemudian Timnas Korea Selatan asuhan Shin Tae-yong berhasil mengandaskan mimpi Timnas Jerman di Piala Dunia 2018 dengan skor 2-0 pada 27 Juni 2018. Semuanya berkat disiplin tinggi serta ketegasan yang ia tanamkan kepada anak-anak asuhnya.
Selaras dengan yang disampaikan Ronny Pangemanan dalam podcast Bung Ropan di kanal YouTube.
Disebutkan Coach Shin Tae-yong tampak semringah bahwa anak-anak asuhnya semua datang dan memenuhi undangan pemanggilan Timnas Indonesia. Akan tetapi juga tampak marah, sehubungan waktu ketibaan.
Meski Coach Shin kemudian juga menyatakan sebagaimana dikutip dari laman PSSI, "Memahami para pemain semua mengalami kelelahan. Yang dari luar negeri baru mendarat setelah penerbangan jauh, sedangkan yang bermain domestik baru saja menyelesaikan Liga 1 2023/2024."
Artinya, disiplin perlu ditegakkan agar pembinaan mental para pemain Timnas Indonesia tetap berjalan.
"Ia ingin semua pemain disiplin, dan ia berhak untuk itu, karena sebagai pelatih kepala suaranya mesti didengar. Ia memiliki tanggung jawab," demikian ulas Bung Ropan.
Tanggung jawab itulah yang pernah disampaikan Coach Shin Tae-yong, bahwa ia ingin membentuk sepak bola Indonesia agar bisa berbicara banyak di pentas dunia. Paling tidak sejajar di lingkup Asia.
Sehingga tidak heran, meski tetap membutuhkan Jeje sebagai interpreter, dalam podcast Plus26, kepada host Boris Bokir, Jeje Jeong Seok-seo menyatakan kata Bahasa Indonesia yang diingat benar, biasa diucapkan, serta merefleksikan Coach Shin adalah: fokus dan konsen.
Dan di sisi lain, dalam kondisi tidak harus marah Coach Shin juga tampil humoris. Antara lain yang terbaru, saat menerima para jurnalis wawancara door-stop, dengan jenaka ia menyatakan, "Ayo, ayo bertanya. Pakai Bahasa Indonesia" tukasnya yang dijawab para penanya, "Serius, bisa? Jeje, mana Jeje?" balas mereka yang menanyakan bantuan interpreter Jeje Jeong Seok-seo.
Demikian pula gaya bercandaan kepada para pemain Timnas Indonesia, seperti toyor-toyoran, jeweran, sampai pura-pura melempar bola. Semua karena Coach Shin ingin anak-anak didiknya tidak lupa disiplin sebagai modal mental juara.
Berita Terkait
-
Terwujud, Coach Shin Tae-yong Bakal Kawal Timnas Indonesia U-23 dan Senior Sampai Piala Asia 2024 Selesai
-
Pernah Diusulkan Jadi PNS, Coach Shin Tae-yong Dapat Lampu Hijau dari Ketua Umum PSSI Soal Ini
-
Dua Pemain Timnas Indonesia Banderol Rp 5 M Ini Disebut Paling Lucu oleh Interpreter Coach Shin, Salah Satunya Mirip Driver F1 Lewis Hamilton
-
Jeje Jeong Seok-seo Tentang Coach Shin Tae-yong: Sangat Mudah Dijumpai di Timnas Indonesia, di Korea Mustahil Bisa!
-
Pengalaman Jadi "Bayangan" Coach Shin Tae-yong, Jeje Jeong Seok-seo Minta Satu Hal Ini Kepada Pak Pelatih
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
John Herdman Sebut Harapan Besar Fans Timnas Indonesia Bisa Jadi Berkah Sekaligus Kutukan Mengerikan
-
Merayakan Imlek Makin Hemat: Restock Skincare dan Makeup Favorit di Watsons Promo!
-
Harga Emas Naik Drastis Hari Ini, Kompak Meroket di Pegadaian
-
Paul Munster Minta Maaf usai Kalahkan Persebaya Surabaya
-
Nova Arianto Sanjung Peningkatan Mental Timnas Indonesia U-17 di Laga Uji Coba Kedua
-
Umuh Muchtar Optimis Persib Bisa Bantai Ratchaburi Lebih dari 3 Gol di Bandung Nanti
-
Persebaya Surabaya Tumbang dari Bhayangkara, Bernardo Tavares Ungkap Penyebabnya
-
11 Tim Formula 1 Rilis Tampilan Baru Mobil 2026, Mana yang Paling Keren?
-
Jadwal Siaran Langsung Bali United vs Persija, Pertarungan Sengit Dua Tim Terluka di Gianyar
-
7 Kompor Tanam Paling Awet, Pemantik tidak Gampang Macet