Menjadi pemain yang dibolehkan membela nama Indonesia adalah "sebuatu banget" bagi seorang Shayne Pattynama.
Bagi seorang Shayne Pattynama, momentum turun membela nama Tanah Air bersama Timnas Indonesia adalah salah satu kesempatan baginya untuk mengenang sang ayah yang telah meninggal sekira tujuh tahun lalu.
Tidak sebatas menyandang nama keluarga yang membuatnya bangga dari mana ia berasal, akan tetapi keinginan bapaknya agar sang anak membela nama Indonesia menjadi kenyataan.
"Bila diberi kesempatan untuk membela nama Indonesia atau Belanda dalam kejuaraan sepak bola seperti ini, saya pasti akan memilih Indonesia," ungkap Shayne Pattynama sebagaimana bisa disimak di VT, yang diunggah kembali oleh sanpuel.
Menurut Shayne Pattynama, dalam kesempatan bermain di Timnas Indonesia, antara lain dalam babak preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, ia tidak bermain sendiri, melainkan bermain untuk ayahanda tercinta.
Ia menandaskan ayahnya adalah asli Indonesia, sehingga membuat beliau merasa bangga, meskipun telah tiada, menjadi kebahagiaannya pula sebagai seorang anak.
"Sehingga memilih Indonesia bagi saya bukan sekadar bicara tentang Timnas Indonesia, akan tetapi untuk Bapakku. Ia meninggal tujuh tahun lalu," ungkap pemain Viking VK yang mengantongi banderol Rp 9,9 miliar atau nyaris menyentuh Rp 10 juta itu.
Pandangannya menerawang jauh, keharuannya bisa dirasakan siapa saja yang menyimak tayangan wawancara ini.
Ucapan Shayne Pattynama ini senada saat ia mengikuti proses pewarganegaraan kemudian resmi menyandang gelar Warga Negara Indonesia (WNI).
"Jauh di atas sana, di surga, saya tahu ayah saya tersenyum menyaksikan apa yang saya lakukan ini. Ia pasti akan sangat bangga," ungkapnya saat itu, seraya menambahkan bakal segera bikin tato bendera Merah Putih.
Dari pernyataan itu, kentara betapa Shayne Pattynama tampak begitu menghayati saat-saat berlatih dan bermain dalam Timnas Indonesia.
Karena bagi lelaki yang memiliki tato Garuda di leher itu, saat-saat ia mengenang kembali, bahkan kembali menemukan sosok ayahnya yang telah tiada tidak lain ketika ia bermain di Timnas Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Momen Kebangsaan Sandy Walsh dan Shayne Pattynama: Bagaimana Melafalkan Nama Keluargamu dengan Benar, Bro?
-
Rafael Struick Kembaran Sepatu dengan Marselino Ferdinan, Pilihan Warna Mereka di Luar Dugaan!
-
Saat Ketua Umum PSSI Kenalkan Bek Banderol Rp 8,25 M Ini, Semua Memanggilnya Sayang Sebagai Mas Tejo
-
Dikenal Menjunjung Tinggi Disiplin, Dengan Coach Shin Tae-yong Jangan Main-Main
-
Banderol Rp 1 M, Bek Ini Bisa Langsung Main di Timnas Indonesia Tanpa Perlu Naturalisasi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?