Terbayangkah nonton laga Timnas Indonesia yang bertarung saat hujan? Rasanya bakal semakin sensasional.
Selesai berlatih di Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam suatu petang menjelang leg kedua preliminary Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Sandy Walsh dipanggil-panggil agar in-frame. Masuk kamera untuk tayangan TikTok Timnas Garuda Indonesia.
"Okay ya, saya coba bawakan model Bahasa Inggris Elkan Baggott," tukas Sandy Walsh, pemain yang dalam karier sepak bola pro menjadi pemain defender right back KV Mechelen.
Berikutnya ia pun fasih melaporkan kondisi cuaca sekitar stadion di salah satu negeri tetangga itu.
"Saat ini hujan turun deras di area," ucapnya bergaya bak aksen Elkan Baggott yang Brits dan disambut rekan-rekannya dalam suara riuh.
Dari soal hujan yang disebutkan pemain bernama lengkap Sandy Henning Walsh itu, apakah ada kemungkinan Timnas Indonesia kesayangan kita bakal berlaga di bawah siraman air hujan dalam leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia nanti malam?
Berdasarkan forecast di beberapa situs cuaca online, termasuk Google Weather, disebutkan bahwa pada Selasa (17/10/2023) sekira pukul 19.30 waktu setempat, kondisi Bandar Seri Begawan adalah berawan sebagian atau partly cloudy.
Peluang turun hujan mencapai 60 persen, dengan kilat dan hujan mencapai 40 persen sekira pukul 21.00 waktu setempat atau satu jam di depan WIB (Waktu Indonesia Barat).
Bila turun hujan, bagaimanakah kelanjutannya?
Dikutip dari The Farley Group, para anggota Timnas Indonesia mesti mengandalkan keseimbangan, kekuatan dan ketangkasan.
"Bergerak di permukaan basah membutuhkan lebih banyak konsentrasi, kekuatan, dan ketangkasan. Lihat saja buktinya saat anak-anak bermain hujan, tubuh mereka berkembang dan menjadi lebih percaya diri dalam gerakannya," demikian bunyi situs itu.
Kemudian disimak dari bakal terjadinya gol atau upaya mencetak skor, kondisi saat hujan juga bisa bikin frekuensi menyarangkan bola ke gawang lawan lebih sedikit.
"Pasalnya, secara umum tim akan mengubah rencana permainan saat hujan deras. Lebih banyak menyerahkan bola serta lebih sedikit melempar bola. Berarti secara umum skornya lebih rendah, dan memakan waktu lebih banyak. Hujan juga membuat lapangan sepak bola cukup licin," demikian dikutip Metro Suara.com dari Foxweather.
Akan tetapi, ditambahkan dari Quora bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) tidak membatalkan atau menghentikan sebuah laga karena hujan dan salju.
"Pertandingan berlanjut hingga kondisi benar-benar tidak dapat dimainkan. Dan hal ini jarang terjadi," tertulis demikian.
Jadi, mungkin saja kita bisa menonton Sandy Walsh, Elkan Baggott, Pratama Arhan, Marc Klok, dan kawan-kawan berlaga penuh kekerenan di bawah siraman air hujan.
Berita Terkait
-
Kini Punya Codet Memanjang, Anggota Timnas Indonesia Banderol Rp 33,1 M Ini Malah Makin Ganteng Parah
-
Waketum PSSI dan Coach Indra Sjafri Datangi Langsung TC Timnas Indonesia U-17 di Jerman dan Temui Bima Sakti, Ada Apakah?
-
Sepak Bola Permainan Tim, Ini Ujaran Keren Pemegang Banderol Rp 7,82 M Soal Cetak Gol dan Masuk Starting Eleven
-
Nyetir Jaguar di Stavanger dan Punya Banderol Nyaris Rp 5 M, Shayne Pattynama Angkat Tangan Kalau Mesti Melakukan Ini
-
Tiga Gaya Pemain Timnas Indonesia Pakai Topi Pet: Cara Elkan Baggott Paling Mudah, Gaya Rafael Struick Paling Unik
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kandidat Pengganti Thom Haye di FIFA Series 2026, Sudah Terjamin Kualitasnya!
-
7 Fakta Banjir Semarang 2026: Motor Nyaris Hanyut di Kawasan Industri Candi
-
6 Parfum Wangi Bayi di Indomaret yang Beri Kesan Segar dan Muda
-
Program loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Ini Dia Sosok Koko Erwin, Bandar Sabu Kakap yang Diduga Setor Uang dan Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Detik-detik Penangkapan Koko Erwin, Bandar Pemasok Narkoba ke Eks Kapolres Bima
-
Kapan THR ASN Cair? Ini Bocoran Terbarunya untuk Tahun 2026
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat