Bom bunuh diri menyasar Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022) pagi. Ledakan tersebut terdengar cukup kencang.
Hal itu disampaikan saksi mata Agus Budi yang tinggal di seberang Kantor Polsek Astana Anyar. Ia menyebut mendengar satu kali ledakan.
"Ledakannya cukup kencang, satu kali ledakan. Rumah saya jarak 100 meter dengan Polsek," kata Agus dikutip dari tayangan TV One, Rabu (7/12).
Agus mengungkapkan, sebelum kejadian, ia sedang mengantar anaknya ke sekolah dengan lewat depan kantor Polsek Astana Anyar.
Ia menyebut tak ada hal mencurigakan saat dirinya melintas.
"Habis nganter sekolah, pas nyampe rumah gak lama kemudian terjadi ledakan," ungkapnya.
Agus yang juga menjabat Ketua RW memastikan tidak ada warganya yang terluka akibat bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar tersebut. Hanya saja, ada warganya yang syok akibat peristiwa itu.
"Warga mengira ada ban pecah. Ada informasi dari Ketua RT-nya ada bom, saya langsung ke lokasi kejadian. Setelah kejadian pertokoan (sekitar) pada tutup semua, karena ada sterilisasi di jalan sekitar Polsek," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, pelaku bom bunuh diri diketahui berinisial AS (34). Pelaku merupakan mantan terpidana teroris (napiter) yang baru bebas pada tahun 2021.
Baca Juga: Buntut Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Ojek Dilarang Masuk Mako Polres Metro Tangerang
"Ada 11 orang menjadi korban, terdiri 10 anggota Polri dan satu warga sipil. Satu orang anggota Polri meninggal dunia atas nama Aiptu Sofyan," kata Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Suntana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
CEK FAKTA: Dana Rp100 T untuk Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi PNS, Benarkah?
-
Ingin Lihat City Light? Ini 5 Pilihan Hotel Terbaik dengan View Kota Jakarta!
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
7Dunia Hadirkan Kisah Joker Berhati Malaikat yang Viral di YouTube
-
Video Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra Muncul: Fitur Kamera dan Skor AnTuTu Terungkap
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Halaman 164: Jenis Puasa Sunah
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Rebut Tahta! XL Ultra 5G+ Dinobatkan Jadi Jaringan 5G Tercepat di Indonesia versi OOkla Speed Test
-
Sengkarut Tarif Impor AS, RI Diminta Tarik Rem Darurat Soal Perjanjian Dagang