/
Senin, 12 Desember 2022 | 13:51 WIB
Putri Candrawathi usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022). ((Suara.com/Yosea))

Terdakwa Putri Candrawathi menyebut tidak pernah menunjuk Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat sebagai kepala rumah tangga (karungga) di kediaman Ferdy Sambo.

Hal itu disampaikan istri Ferdy Sambo ini saat menjadi saksi kasus pembunuhan berencana Yosua dengan terdakwa Bharada E (Richard Eliezer), Bripka Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.

"Saya tidak pernah menjadikan Yosua (sebagai) karungga," kata Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Pernyataan Putri ini menjawab pertanyaan hakim mengenai ada atau tidaknya istilah karungga. Saat itu, hakim meminta saksi untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai karungga.

Putri mengatakan bahwa mungkin saja para ADC (aide-de-camp/asisten pribadi atau sekretaris dari orang berpangkat tinggi) yang menyebut Yosua sebagai karungga karena membantu kas operasional untuk pengadaan-pengadaan rumah tangga.

"Mohon izin, Yang Mulia. Mungkin ADC yang menyatakan Yosua karungga karena membantu kas operasional. Untuk pengadaan-pengadaan rumah tangga dikelola Yosua. Mungkin atas dasar itu mereka menyebutnya karungga," ucap Putri Candrawathi menjelaskan.

Putri pun mengaku tidak tahu bahwa ada istilah jabatan karungga di antara para ajudan dan ART Ferdy Sambo. Berdasarkan keterangan Putri Candrawathi, Yosua mulai menjadi sopirnya sejak Oktober 2021.

Ia mengatakan bahwa Ferdy Sambo menunjuk Yosua untuk menjadi sopirnya karena Putri Candrawathi memiliki aktivitas sebagai bendahara umum pengurus pusat organisasi Bhayangkari.

"Kebetulan saya adalah bendahara umum Bhayangkari pengurus pusat, jadi aktivitas untuk ke kantor Bhayangkari. Jadi, Pak Ferdy Sambo menunjuk Dik Yosua sebagai driver saya," kata Putri.

Baca Juga: Putri Ane Perawatan Wajah dengan Mayang, Netizen Auto Menghujat: Wajah Kusam Tua Keriputan

Ia pun menjelaskan sejumlah tugas Brigadir J selama bertugas mendampingi Putri Candrawathi dalam kegiatan Bhayangkari.

"Yosua ini biasanya berhubungan dengan staf Bhayangkari untuk menerima laporan-laporan keuangan yang di mana saya setiap minggunya harus menandatangani dan saya juga harus mengembalikan laporan tersebut kepada Ibu Kapolri," tutur Putri Candrawathi melanjutkan.

Load More