/
Rabu, 14 Desember 2022 | 13:16 WIB
Sahrul Gunawan (Instagram)

Hubungan antara Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan dengan Bupati Bandung sempat dikabarkan merenggang beberapa waktu lalu. Keduanya pernah terlibat saling sindir di media sosial.

Kekinian, Sahrul Gunawan mengunggah Instagram Story pada Rabu (14/12/2022) siang sekira pukul 13.00 WIB yang diduga mengandung muatan sindiran pada Dadang Supriatna.

Sahrul Gunawan mengunggah foto surat undangan yang ditujukan padanya untuk menghadiri acara penyerahan Bantuan Sosial Bupati Bandung secara serentak di Gedung Budaya Soreang Pemkab Bandung.

Dalam surat undangan dengan kop Bupati Bandung itu tertera waktu kegiatan adalah Rabu (14/12/2022) pukul 13.00 WIB. Padahal, suarat itu baru ia terima beberapa saat sebelum waktu penyelenggaraan acara.

"Undangan jam segini ngasih undangannya jam segini," tulis Sahrul Gunawan.

Sahrul Ginawan mengisyaratkan bahwa hal seperti itu bukan baru pertama kali terjadi. Pasalnya dalam keterangan, ia menuliskan "kieu wae" yang berarti begini terus.

Unggahan Sahrul Gunawan yang diduga menyindir Bupati Bandung. (sumber: Tangkapan Layar)

"Kiyeu wae Kalau ga niat ngundang mah gpp kok #hayangseuri," tulis Sahrul Gunawan.

Sebelumnya pada bulan Juli 2022 lalu, Sahrul Gunawan dan Dadang Supriatna juga diduga terlibat aksi saling sindir di media sosial.

Saat itu Sahrul Gunawan di Instagram miliknya menulis soal politik permukaan sampai dengan tidak ada kerjaan.

Baca Juga: Pelatih Maroko Tak Masalah Achraf Hakimi cs Bermain Bertahan, yang Penting Cetak Gol dan Menang

"Politik Permukaan= seolah-olah memberi peran pada seseorang padahal tidak sama sekali," tulis Sahrul Gunawan dalam status Instagramnya.

Sementara itu, Dadang di akun Instagram @kang.dadangsupriatna membalas selang beberapa hari setelahnya. Ia menulis agar fokus melanjutkan pekerjaan dan saling mengintropeksi diri.

"Jangan saling menyalahkan, lebih baik introspeksi diri dan bekerja dengan ikhlas dan tulus insyalloh berkah, selamat dunia akhirat, amin ya robbal'alamim," tulisnya.

Load More