Tanjakan Panorama I Sitinjau Lauik, Sumatera Barat dikenal dengan tanjakan ekstrem. Selain kemiringannya yang ekstrem, kendaraan yang lewat di sana juga bakal dipaksa meniikung tajam
Mayoritas kendaraan yang melewati tanjakan tersebut hanya bisa melaju dengan kecepatan 20 kilometer per jam dengan menggunakan persneling satu.
Keberadaan tikungan ke kiri menyerupai huruf U membuat pengendara truk harus mengambil jalur lawan di kanan agar bisa lewat dengan selamat.
Jalur ini juga terbilang rawan mengingat sering terjadi kecelakaan seperti kendaraan tak kuat nanjak sehingga melaju mundur dan menabrak kendaraan di belakangnya.
Beragam momen yang terjadi di tanjakan Sitinjau Lauik kerap beredar di jejaring media sosial. Itu dikarenakan selalu ada Youtuber yang stand by menunggu momen di tanjakan itu.
Tanjakan Sitinjau Lauik pun kini dikenal dengan nama tanjakan adsense. Pasalnya, banyak Youtuber yang berharap jika momen yang mereka abadikan dan mereka unggah ke Youtube bakal berbuah berkah dari iklan.
Namun kini, pemerintah memastikan akan melanjutkan rencana pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik. Pengerjaannya bakal dimulai pada 2023 dan ditargetkan rampung sebelum 2024.
Kondisi itu membuat beberapa netizen mempertanyakan nasib Youtuber yang biasa stand by di Tanjakan Sitinjau Lauik. Jika telah ada fly over, apakah para Youtuber tersebut bakal tetap bisa berburu momen menarik.
"Youtuber Sitinjau Lauik ntar beralih dari Youtuber otomotif ke Youtuber konstruksi," tulis seorang netizen di video peresmian Fly Over Kawasan Sitinjau Lauik yang diunggah akun TikTok @aldyfebrar.
Baca Juga: Fantastis! Kaltim Salurkan KUR Rp 4,2 Triliun, 2 Sektor Ini yang Diprioritaskan
Sementara itu, ada juga netizen yang bersyukur atas rencana pembangunan tersebut. Pasalnya, sopir truk bakal lebih aman melintas dan tak harus melewati tanjakan curam lagi.
Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyapa masyarakat Padang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk memberikan semangat serta dukungan peningkatan kinerja ekonomi daerah pada Selasa (20/12/2022) kemarin.
unjungan langsung Erick Thohir bersama para Komisaris, Direksi, dan Pejabat BUMN asli Sumbar ini ditujukan untuk meninjau beberapa proyek, seperti pembangunan flyover Sitinjau Lauik hingga revitalisasi Kereta Api Mak Itam, Sawahlunto.
“Sampai juga di Sumatera Barat. Hari ini mau meninjau beberapa proyek BUMN untuk meningkatkan infrastruktur Sumatera Barat. InsyaAllah dengan infrastruktur yang lebih memadai, Sumatera Barat bisa mendongkrak perekonomian daerah dan nasional,” ucap Erick.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Nama Fitroh Disebut Masuk BAP Kasus MBG, KPK Tegaskan Pimpinannya Tak Kenal Sony Sonjaya
-
PSSI Murka Usai Beckham Putra Diprovokasi Suporter di GBK
-
Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!
-
Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG
-
Awas! Ancaman Baru Credential Stuffing: Saat Bot AI Menyamar Menjadi Manusia
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Pemerintah Diminta Tidak Perkeruh Ekonomi dengan Regulasi yang Membingungkan
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
Mau Fokus ke Piala Dunia atau Pamer? Neymar Bawa 9 Jam Tangan Senilai Rp65 M ke AS
-
Tak Perlu Bangun Dapur Baru, Kantin Sekolah di Lombok Tengah Siap Jadi Solusi Program MBG