/
Jum'at, 23 Desember 2022 | 17:57 WIB
Ilustrasi tsunami.(Pixabay/KELLEPICS)

Masyarakat Kabupaten Pandeglang, Banten belakangan digegerkan dengan beredarnya surat edaran yang menginformasikan potensi terjadinya Megathrust atau Tsunami di wilayah Pandeglang, Banten.

Surat edaran yang dikeluarkan Camat Labuan tersebut belakangan beredar di media sosial yang salah satunya diunggah akun Instagram @fesbukbanten.

Berdasarkan surat edaran yang beredar di media sosial tertulis kop Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Kecamatan Labuan. Surat edaran itu pun ditandatangani langsung oleh Camat Labuan Ace Jarnuji dengan salah satu tembusannya Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Surat tertanggal 20 Desember 2022 itu tertulis berdasarkan informasi dari Komando Distrik Militer (Kodim). Terkait akan adanya potensi megatrust atau Tsunami di kawasan Pandeglang, Banten dan Imbauan kepada semua pihak untuk waspada.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Maritim Serang, Tarjono angkat suara terkait surat edaran tersebut. 

Surat edaran potensi tsunami di Pandeglang, Banten. [IST] (sumber:)

Kata Tarjono, BMKG sejauh ini belum pernah mengeluarkan rilis soal potensi terjadinya Megathrust dan Tsunami di Pandeglang Banten.

"Kami tidak tahu dasar dari pembuatan surat edaran tersebut. Kerena BMKG juga tidak mengeluarkan rilis, yang kami keluarkan adalah prediksi cuaca ektrem menjelang tahun baru," jelasnya.

"Kami tidak pernah mengeluarkan potensi terjadinya Megathrust atau Tsunami," ujarnya.

Adapun isi surat edaran potensi Tsunami di Pandeglang, Banten yakni :

Baca Juga: Desa BRILian Jadi Cara BRI untuk Menciptakan Ketangguhan Desa

SURAT EDARAN

NOMOR : 370/345-kec.Lbn/XII/2022

Sehubungan dengan adanya Informasi dari Komando Distik Militer (Kodim) terkait akan terjadinya Potensi Megatruts/ Tsunami, dimana terjadinya pertemuan antar lempeng tektonik Bumi dilokasi Zona Subduksi. diprediksi patahan lempeng diujung pulau jawa, Daerah Khusus Ibu kota (DKI), Jawa Barat ( JABAR), Bengkulu dan seterusnya.

Berkaitan dengan hal tersebut kami himbau kepala para Dinas/ Intansi, UPT, Kormin, Korluh dan para Kepala Desa untuk dapat mengajak kepada Masyarakat agar tetap waspada terkait Cuaca Ekstrim sampai dengan bulan Januari 2023, Edukasi Masyarakat terkait Mitigasi bencana apa yang harus mereka lakukan jika terjadi Gempa, Longsor/ terjadi Tsunami. 

Lakukan latihan Simulasi Bencana terutama di Sekolah. setiap hari senin saat melaksanakan Apel Pagi dan Apel Koordinasi. dikarenakan kecamatan Labuan termasuk kedalam Daerah Rawan Bencana, Kesiap siagaan diri sangat penting dan kami himbau hal-hal sebagai berikut jika terjadi bencana :

1. Barang-barang yang dianggap berharga bisa dimasukan kedalam satu tas dan

Load More