Memasuki hari pertama tahun 2023 Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sudah diguncang gempa (1/1/2023).
Bukan satu kali, gempa Cianjur bahkan sudah terjadi dua kali sejak dini hari hingga sora tadi.
Pada dini hari gempa Cianjur terjadi sekira pukul 01:01 WIB. Sementara gempa kedua belum lama terjadi atau sekira pukul 17.52 WIB lalu.
Informasi gempa Cianjur tersebut diketahui melalui akun Twitter resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), @infoBMKG.
Gempa Ciajur sore ini ternyata terasa hingga Cugenang dan Cipanas. Hal tersebut terungkap dari respon netizen mengomentari cuitan @infoBMKG.
Untuk lokasi gempa sendiri berada di 6.79 Lingkar Selatan, 107.08 Bujur Timur atau tepatnya 7 Kilometer barat laut Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
"Kerasa pisan kenceng tapi bentar," tulis @Jeafleex.
"Kerasa bgt ngerasain gempa di Cianjur (emoji menangis)," kata @mutaharan.
"Kecamatan cugenang sangat terasa," ungkap @hendralsmn_
"Kerasa di cipanas ,lagi duduk sama bocil2 kaget," timpal @wulansajah.
"Cugenang kerasa nih, gatau pusatnya," ujar @juplebadri
Baca Juga: Gempa Cianjur M 2,9, Guncangan Terasa Hingga Cugenang dan Cipanas
Sementara pada gempa pertama, terjadi sekitar pukul 01:01 WIB dan terjadi 4 kilometer tenggara Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman 10 km.
Disclaimer: Dlm bbrp menit pertama stlh gmp,parameter gmp dapat berubah dan boleh jadi blm akurat,kecuali tlh dianalisis ulang seismolog," cuit BMKG dalam Twitternya, dikutip Moots.suara.com.
Berita Terkait
-
Gempa Cianjur M 2,9, Guncangan Terasa Hingga Cugenang dan Cipanas
-
Cianjur Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 2,9 Jelang Salat Magrib
-
BREAKING NEWS! Gempa Darat Pertama di 2023 Guncang Cianjur, Warga: Kerasa Banget
-
Awal Tahun 2023, Cianjur Kembali Diguncang Gempa Bumi
-
Jalur Puncak-Cianjur Ditutup Jelang Tahun Baru 2023
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026