Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat akhirnya merespons protes presenter Deddy Corbuzier terkait penampilan Fajar Sadboy yang kerap diundang oleh stasiun televisi sebagai bintang tamu.
Sebelumnya, aksi protes tersebut diunggah Deddy Corbuzier di akun YouTube dan Instragam-nya pada Selasa (17/1/2023) lalu.
Deddy Corbuzier menilai, Fajar Sadboy masih di bawah umur. Sehingga tidak seharusnya di tayangkan sebagai narasumber program talkshow.
Lewat postingan di Instagram, KPI pun merespons protes Deddy Corbuzier.
"Komisi Penyiaran Indonesia selalu mendukung terciptanya konten siaran ramah anak. #sahabatpenyiaran wajib mengetahui jika tidak adanya larangan untuk anak-anak menjadi narasumber dalam sebuah acara yang dibuat oleh Lembaga Penyiaran, asalkan program tersebut menjunjung tinggi norma yang sesuai dengan usianya dan memenuhi unsur edukasi dalam tumbuh kembangnya di masa akan datang."
"Terkandung dalam Standar Program Siaran (SPS) Pasal 33 disebutkan bahwa klasifikasi A usia anak-anak diantara 7-12 tahun dan pada klasifikasi R rentang usia 13-17 tahun masuk dalam kategori remaja. Hal ini dapat menjadi acuan pada pelaku industri kreatif di Lembaga Penyiaran."
Sementara itu, dalam postingan video yang diunggah, KPI menyebut anak tidak boleh jadi narasumber dalam konteks seperti konflik rumah tangga dan kekerasan traumatis.
"Berdasar Standar Program Siaran (SPS) anak terdiri atas anak-anak dan remaja. Anak-anak: 7-12 tahun. Remaja: 13-17 Tahun."
"Anak tidak boleh dihadirkan sebagai narasumber di luar kapasitas mereka dalam konteks: bencana/musibah, konflik rumah tangga dan konflik kekerasan traumatis."
Baca Juga: Deddy Corbuzier Protes Fajar Sadboy Wara-wiri di TV, Pertanyakan Peran KPI
"Fajar remaja usia 15 tahun. Acara yang ditujukan bagi remaja (13-17 tahun), tidak ada larangan sih menampilkan cerita asmara. Selama tidak melanggar norma dan kesusilaan. Kalau yang untuk anak-anak (7-12 tahun) baru dilarang," ungkap KPI.
Postingan KPI ini pun mendapat ragam reaksi dari netizen. Ada yang menilai KPI merespons karena publik figur yang protes.
"Coba yang komplain bukan om DC (Deddy Corbuzier), nggak mungkin diladenin," tulis @wulanqexol_77.
"Hallo KPI, bagaimana dengan acara-acara bullying di TV. Bagaimana tindakan KPI?" tanya @rwerdiningsih.
"Aku seorang ibu yang selalu menekankan jangan dulu pacaran pada putra-putriku. Sekolah dulu di usia seperti Fajar. Lihat fenomena Fajar sedikit kecewa diundang di sana sini dengan kisah cintanya mengalahkan orang dewasa," komentar @mbu_dinda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
6 Nama Presiden Indonesia Ada di Epstein Files: Ada yang Dicibir, Begini Konteksnya
-
4 HP Oppo Terbaru yang Layak Masuk Wishlist 2026, Mulai 1 Jutaan Saja!
-
Berapa Harga Kiswah Kabah yang Dibeli Jeffrey Epstein? Ini Sosok Penjualnya
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Sudah Kepala Tiga, Begini Riwayat Cedera Sergio Castel, Persib Bandung Blunder?
-
Jelang Lawan Malut United, Bojan Hodak Ungkap Kesiapan Tim Persib Bandung
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Apakah Flazz BCA Bisa untuk Tol? Ini Dia Jawabannya
-
Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung
-
Cerita Sergio Castel Tinggalkan Klub Rasa Liga Champions Kini Berlabuh ke Persib