Jeep Wrengler Rubicon yang dibawa Mario Dandy saat melakukan kekerasan terhadap anak Pengurus GP Ansor ternyata STNK-nya terdaftar atas nama iisial AS yang beralamat di Gang Jati, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Ketua RT setempat Kamso Badrudin, tidak percaya seseorang berinisial AS yang pernah menjadi warga di permukiman tersebut memiliki mobil Jeep Wrangler Rubicon.
"Saya baru dengar kalau dia pemilik mobil Rubicon tersebut. Kayaknya gak mungkin banget dan gak tahu kalau identitasnya dipakai oleh pihak tidak bertanggung jawab," katanya dikutip dari Antara baru-baru ini.
Sepengetahuannya, AS tak pernah bercerita jika dirinya memiliki kendaraan Jeep Wrengler Rubicon yang harga bekasnya saja bisa tembus lebih dari Rp 1 miliar.
Namun ia mengenang, selama tinggal di daerah itu AS dikenal baik dan ramah ke semua orang.
"Sekarang udah enggak bisa dihubungi lagi nomor teleponnya. Menurut keterangan terakhirnya, dia tinggal di daerah Cipinang, Jakarta Timur," katanya.
Pak RT berusia 49 tahun itu mengemukakan, sejumlah orang penting pernah mendatangi rumahnya, yakni perusahaan kredit mobil, KPK dan Kementerian Keuangan. Sedangkan pihak yang mendatangi kontrakan AS hanya media saja pada Kamis ini.
Kamso menuturkan, kehidupan AS terbilang susah secara ekonomi. AS sering menceritakan roda kehidupannya dan memakai motor tua untuk kegiatan sehari-harinya.
Terlebih, AS mengontrak sendiri dari sekitar tahun 2006 hingga 2008. Menurut Kamso, saat itu harga kontrakan per bulan masih Rp400 ribu-an.
Baca Juga: Terus Kembangkan Infrastruktur, Brantas Abipraya Bangun Jalan Nasional di Kalimantan Timur
Sayangnya, kata Kamso, ketika meninggalkan kontrakannya, AS tidak mengabari. Namun AS masih berkomunikasi dengan Ketua RT ketika ada jatah bantuan sosial (bansos) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2022.
Jauh sebelum kasus anak pejabat terjerat hukum dan sering memamerkan mobil mewah, pernah ditemui ada beberapa mobil mewah berharga puluhan miliar yang teregistrasi atas nama seorang buruh yang tinggal di gang sempit.
Pada 2019 lalu, seseorang yang mengemudikan Lamborghini warna oranye di kawasan Kemang, Jakarta Selatan (21/12/2019) membuat tembakan peringatan ke udara dengan senjata api kaliber 32 kepada dua pelajar SMA lantaran emosi tunggangannya dikomentari sebagai mobil bos.
Kedua pelajar itu lantas melaporkan tindak arogansi tadi kepada Polres Jakarta Selatan, dan penyelesaian bergulir, termasuk digelar jumpa pers pada Selasa (24/12/2019). Selain pemeriksaan atas Abdul Malik (AM) selaku pemilik Lamborghini, terjadi perkembangan baru atas tunggangan supercarnya.
Polres Jakarta Selatan telah menyita si mobil, yang dititipkan di kediaman AM. Tanpa sepengetahuan pemilik rumah, salah satu adiknya menggunakan mobil ini hingga mengalami kecelakaan tunggal, menabrak separator busway Transjakarta (24/12/2019) dan ditinggalkan begitu saja.
Dalam pemeriksaan kepemilikan, ternyata Abdul Malik yang berusia 44 tahun menggunakan nama orang lain dalam surat kepemilikan Lamborghini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Gentengisasi Prabowo, Solusi Adem untuk Indonesia atau Mimpi yang Terlalu Berat?
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
4 Rekomendasi HP Layar Lengkung Terbaik 2026, RAM Besar Harga Mulai Rp 2 Jutaan
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Tekan Inflasi Saat Ramadan-Lebaran, Respati Ardi Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok
-
Tanggul Sungai Nglangak Jebol, Ratusan Rumah di Kudus Terendam Banjir
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Menguak Rahasia Foto Jeffrey Epstein: Mengapa Ia Pilih Motor 2 Tak 'Ndeso' Meski Harta Melimpah?
-
Apa Kabar Luke Xavier Keet? Pemain Diaspora yang Kini Jadi Pengangguran