Partai Demokrat disebut menolak deklarasi pencapresan Anies Baswedan. Kondisi ini diklaim membuat Partai NasDem dan Partai keadilan Sejahtera atau PKS meradang.
Informasi itu disampaikan oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Desa Konohe”. Akun itu mengunggah video dengan klaim Demokrat tolak deklarasi Anies hingga membuat Nasdem dan PKS meradang.
Dari penelusuran Turnbackhoax.id, Partai Demokrat tolak deklarasi Anies itu tidak benar, Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan, keputusan mendukung Anies ditetapkan melalui rapat Majelis Tinggi Partai yang memiliki wewenang menetapkan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Demokrat tolak deklarasi Anies hingga membuat Nasdem dan PKS meradang adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Faktanya, thumbnail video tersebut merupakan hasil editan dan isi video tersebut adalah potongan video dari peristiwa yang tidak berkaitan.
Sebelumnya diberitakan, Anies Baswedan kini dihadapkan dengan pilihan sulit memilih Calon Wakil Presiden alias Cawapres yang nantinya akan mendampingi dirinya berlaga di Pilpres 2024.
Adapun kini ada dua nama kuat di bursa Cawapres Anies Baswedan, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Kedua bakal Cawapres tersebut masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya, sehingga membuat Anies harus berpikir dua kali untuk memilih salah satu dari dua tokoh politik tersebut.
Salah satu kelebihan AHY yakni telah menggaet simpati dari para kader dan pendukung Partai Demokrat.
Baca Juga: Pasien COVID-19 Bertambah 222 Orang Hari Ini, Warga DIminta Tidak Lengah
Hal ini diungkap oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Andi Arief.
Andi Arief mengatakan berdasarkan hasil sejumlah survei, Anies Baswedan lebih diinginkan berpasangan dengan AHY ketimbang dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Pandangan yang sama juga dipaparkan oleh Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno. Ia melihat bahwa AHY memiliki basis massa yang lebih besar di kalangan Demokrat.
Adi juga melihat bahwa dari awal AHY sudah menunjukkan secara gamblang niatan kuatnya untuk berlaga di Pilpres 2024 mendampingi Anies Baswedan.
Kelemahan AHY justru menjadi kekuatan bagi Khofifah, yakni AHY belum mampu menarik simpati dari kelompok Nahdatul Ulama atau NU.
Adapun Khofifah merupakan seorang nahdliyyin alias warga NU yang tersohor di kalangan organisasi keagamaan tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Detik-detik Polisi di OKU Ditusuk saat Gerebek Bandar Narkoba, Operasi Berubah Mencekam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Kecelakaan Maut Innova Anggota DPR di Tol Paspro Diduga Akibat Microsleep