Beredar kabar bantuan untuk warga terdampak gempa Cianjur dikorupsi. Sejumlah warga protes terkait pembagian bantuan sembako tahap pertama berupa telur oleh pihak dinas sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur.
Dalam surat edaran dari Dinsos Kabupaten Cianjur, tertulis bahwa warga seharusnya mendapat bantuan telur sebanyak 1 kilogram.
Namun fakta di lapangan, warga hanya mendapat bantuan sebanyak 4 sampai 7 butir telur saja.
Salah satu warga, FI (48) yang tinggal di Kampung Gintung, Desa Mangkukerta mengaku hanya mendapat 4 butir telur.
"Alhamdulillah segitu juga udah uyuhan, tidak tahu pak kirain saya hanya 4 butir saja," ujarnya kepada Cianjur Today--jaringan Suara.com
Dikatakan oleh FI, bahwa tidak hanya ia yang hanya mendapat 4 butir telur, tetangganya yang lain juga memperoleh hal sama.
"Iya, sama tetangga juga dapetnya segitu, gatau kalau di desa lain," ucapnya
Sementara itu, ER (29), warga di Kecamatan Cugenang juga mengeluhkan hal sama. Ia mengaku hanya mendapat jumlah telur yang jauh lebih sedikit.
"Sangat parah, desa-desa yang ada di Kecamatan Cugenang, sampai telur saja dikorupsi. Padahal, kemarin simbolis yang memberikan telur itu adalah Bupati langsung. Jika benar dari Dinas Sosial sudah disalurkan sesuai dengan surat edaran, maka kami meminta pemerintah untuk mengusut tuntas tindakan korupsi ini. Kami muak dengan dampak terus menerus adanya pihak yang memanfaatkan dibalik kesusahan kami," jelasnya.
Baca Juga: Alasan Pemkab Purwakarta Tutup Paksa Gereja Protestan Simalungun
Sementara itu, pihak Bidang Pelindung Jaminan Sosial Masyarakat Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Heru Laksono mengaku bahwa pihaknya telah mengintruksikan pembagian telur sesuai dengan surat edaran.
"Silahkan ke desa yang bersangkutan saja karena Dinsos sudah menyampaikan ke Desa sesuai by name by Address (BNBA) untuk tahap pertama yaitu 1 Kilogram per jiwa," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Viral Rumah 'Surga' Milik Abah Jajang di Cianjur, Warganet Rindu Kampung Halaman
-
Berkunjung ke Rumah 'Surga' Milik Abah Jajang yang Trending, Ramai Didatangi Wisatawan
-
Kekayaan Anas Urbaningrum, Koruptor Proyek Hambalang Jelang Bebas dari Penjara
-
Drama Bupati Kapuas: Baru Resmikan Rumah Jabatan, Eh Besoknya Jadi Tersangka Korupsi
-
Flashback Kasus Anas Urbaningrum: Korupsi Berjamaah hingga Segera Bebas
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung