/
Rabu, 19 April 2023 | 08:46 WIB
Ilustrasi mobil Pajero Sport. (Unsplash/Komarov Egor)

Viral pengakuan keluarga korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tangerang. Dua orang mahasiswa menjadi korban kecelakaan yang terjadi di Gading Serpong, Tangerang Selatan. Korban ditabrak pengemudi Pajero yang sampai saat ini belum ditangkap. 

Korban masih berstatus mahasiwa, YS (19) dan MG (19). Sementara pengemudi Pajero yang belum ditangkap berinisial AT (20). 

Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Jumat 7 April 2023. Korban YS meninggal di tempat usai alami luka parah di bagian kepala karena terlindas mobil jenis pikap. 

Sementara MG meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit selama 10 hari. 

Kecelakaan maut ini berawal saat MG dan YS yang saling berboncengan sepeda motor melintas di Jalan Gading Serpong Boulevard. 

Saat berada di lampu merah JHL, dari arah belakang, mobil Pajero dengan kecepatan tinggi menabrak korban hingga keduanya terpental dari motor. 

Nahas bagi YS, ia jatuh tepat saat mobil pikap melintas. Ia pun meninggal di tempat karena kepala terlindas ban mobil pikap. MG sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong dan meninggal 10 hari kemudian. 

Kasus ini kemudian jadi sorotan banyak pihak di laman sosial media. Salah satu akun Twitter @oxoceah membuat thread soal update kasus kecelakaan maut ini. 

Dari cuitan akun itu disebutkan bahwa pelaku AT yang membawa mobil Pajero belum juga ditangkap polisi. Tidak hanya itu, keluarga pelaku juga sempat menawarkan uang Rp25 juta kepada keluarga korban. 

Baca Juga: Dajjal Trending Imbas Kondisi Jalan Rusak di Lampung, 647 Jiwa Meninggal Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Kakak dari korban MG lewat unggahan akun Instastory miliki memprotes keras aksi dari keluarga pelaku yang menawarkan uang Rp25 juta. 

"Mau dibayar 25M pun gak bs balikin keadaan adik saya MG. Tolong hukum harus ditegakkan!!" tulis kakak korban. 

Load More